BREAKING NEWS
 

Gelar Raker 2024, UNAS Jalin Kebersamaan & Kelola Perguruan Tinggi Tetap Unggul

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 12 September 2024 00:04 WIB
Rapat Kerja Universitas Nasional. (Foto: Dok. UNAS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Nasional (UNAS) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2024 bertema "Inovasi dan Kolaborasi: 75 Tahun Perjalanan Menuju Pendidikan Berbasis Teknologi dan Globalisasi", Selasa-Kamis, (10-12 September 2024) di Hotel Grand Ussu, Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat. Acara ini diikuti Pimpinan Yayasan, Universitas, Fakultas, Program Studi, Kepala Biro, Badan, dan Unit di lingkungan Universitas Nasional.

Pada Raker ini, juga dihadiri Kepala LLDIKTI wilayah III Prof Toni Toharudin dan Guru besar Universiti Malaya, Malaysia Prof Mohd Salleh Aman dari Universiti Malaya yang bertindak sebagai pembicara.

Ketua Pengurus YMIK Ramlan Siregar, dalam pembukaan Raker, mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini sangat penting dalam rangka menyelenggarakan good university governance. Menurutnya, Raker ini dapat berfungsi untuk meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi rencana kerja di lingkungan universitas.

Melalui kegiatan ini, struktur organisasi menjadi lebih jelas sehingga dapat memfasilitasi penentuan sasaran-sasaran yang sesuai dengan prinsip good governance, seperti transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Sehingga, diharapkan UNAS bukan hanya unggul dalam akreditasi namun memastikan unggul dalam tata kelola perguruan tinggi.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kita dalam rangka lebih memantapkan kebersamaan kita untuk menyelenggarakan Universitas Nasional sehingga menjadi sebuah universitas yang tidak hanya unggul dalam akreditasi namun juga unggul dalam good governance university,” katanya.

Baca juga : Indonesia Panutan Keberagaman & Toleransi Lintas Agama

Ramlan mengungkapkan, pada tahun 2020, pihak yayasan telah menetapkan rencana induk pengembangan Universitas Nasional sampai 2035. Dari rencana induk tersebut, sebagian target telah tercapai oleh Universitas Nasional.

Ia berharap, dengan adanya rencana induk pengembangan Universitas Nasional yang telah disepakati, pihak sivitas dapat melaksanakan prinsip-prinsip penyelenggaraan perguruan tinggi agar cita-cita mewujudkan good governance university dapat tercapai.

Ramlan mengungkapkan, dalam mewujudkan good governance university, salah satu faktor penting di dalamnya adalah dosen. Menurutnya, dosen berperan dalam pengelolaan layanan akademik dan kualitas pendidikan, yang penting untuk bersaing di tingkat global.

Adsense

“Sebagai perguruan tinggi yang sudah punya komitmen, saya berharap kita mengingat dan memahami, supaya dalam mewujudkan good governance university dapat tercapai dengan segala macam kriterianya, termasuk didukung sumber daya yang harus sangat memadai dari segi dosen. Karena dosen memiliki peran penting dalam pengelolaan layanan akademik dan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNAS El Amry Bermawi Putera menyampaikan perjalanan UNAS selama 75 tahun berdiri. Rektor juga mengungkapkan berbagai tantangan dan beberapa capaian yang telah diraih.

Baca juga : Kemendes PDTT Perkuat Jejaring Antar Desa ASEAN

Dalam refleksi 75 tahun, UNAS selalu berbenah memperbaiki diri demi menjamin kualitas pendidikan bagi mahasiswa. Hal tersebut direalisasikan dengan peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan serta kemampuan UNAS dalam memenuhi kebutuhan industri sehingga relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, infrastruktur kampus terus dibangun pihak UNAS, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi diri. Peningkatan infrastruktur ini bertujuan untuk menciptakan iklim akademik yang lebih baik.

Rektor UNAS berharap, Raker ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, dan menyatukan tekad untuk membangun UNAS yang unggul dan berdaya saing globalSalah satu pembicara utama, Prof Toni Toharudin menyampaikan pesan penting mengenai peran sentral kolaborasi dan inovasi di era digital. Dalam sambutannya, Prof Toni menegaskan bahwa inovasi tidak lagi menjadi hal baru di dunia pendidikan. Di tengah transformasi digital dan globalisasi, inovasi merupakan elemen kunci untuk menjaga relevansi dan kualitas pendidikan.

"Pendidikan tinggi harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mencetak lulusan yang siap bersaing di kancah global," ujar Prof Toni.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin, lembaga, bahkan antarnegara dalam upaya mendukung inovasi. Menurutnya, kolaborasi ini perlu diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. "Kerja sama ini akan memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan daya saing institusi," tambahnya.

Integritas dan Kepribadian

Baca juga : Gelar ISEW 2024, Indonesia & Jerman Solid Perangi Perubahan Iklim

Prof Mohd Salleh Aman selaku pembicara dari Universiti Malaya menyampaikan pentingnya integritas dan kepribadian dalam mengarahkan universitas menuju pencapaian status World Class University. Menurutnya, integritas adalah nilai utama yang menjadi fondasi keberhasilan Universitas. Tanpa integritas, mustahil bagi institusi pendidikan tinggi untuk mencapai standar dunia.

Dalam kegiatan Raker ini, juga dilakukan penandatanganan Commitment Agreement oleh Ketua Yayasan, Pimpinan Universitas, Fakultas, Badan, Biro sert Unit-Unit. Pada hari pertama, para Dekan dari setiap Fakultas secara bergilir menyampaikan capaian dan rencana kerjanya ke depan. Sementara, pada hari kedua, penyampaian capaian dan rencana kerja disampaikan oleh Kepala Badan, Biro, dan Unit-Unit dilingkungan UNAS secara bergantian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense