Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Holding RS BUMN Jalin Kerja Sama Akses Kesehatan Berdaya Saing Tinggi
Kamis, 15 Agustus 2024 14:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan nasional yang berdaya saing tinggi, PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC), Holding Rumah Sakit (RS) BUMN, menggelar Closing Ceremony untuk menandai Penyelesaian Transaksi dengan partner strategis Indonesia Investment Authority (INA) dan Swire Pacific Limited (Swire Pacific).
Kemitraan ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia melalui perbaikan fundamental di berbagai aspek, termasuk transformasi organisasi, digitalisasi, dan sumber daya manusia.
Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN, mengapresiasi atas langkah strategis yang telah diambil oleh IHC. Kementerian BUMN mendorong upaya IHC dalam memperkuat pondasi bisnisnya, terutama dalam menghadapi tantangan di sektor kesehatan yang semakin kompleks.
"Kemitraan strategis yang telah dijalin oleh IHC dengan berbagai pihak akan menjadi katalisator utama dalam transformasi sektor kesehatan Indonesia. Ini bukan hanya tentang peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga tentang penciptaan peluang baru, mulai dari lapangan kerja hingga inovasi di bidang medis dan teknologi kesehatan,c jelas Kartika.
Baca juga : Imajin Jalin Kerja Sama Pengembangan Hardware Dan Biokteknologi Dengan ITS
Sementara ituz dr. Lia G. Partakusuma Plt. Direktur Utama IHC, menegaskan komitmen IHC untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dia menyampaikan, melalui langkah strategis ini, IHC siap untuk menjadi pionir dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas di Indonesia.
"IHC dan mitra strategisnya memiliki visi dan misi yang sejalan untuk mengembangkan serta memperluas jaringan bisnis, dengan fokus pada peningkatan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien dan efisiensi operasional," ujar dr. Lia.
Tidak hanya berfokus pada penguatan internal, IHC juga terus berupaya membangun ekosistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, di antaranya dengan menghadirkan dua rumah sakit baru, yaitu Bali International Hospital dan RS Panorama Balikpapan.
Baca juga : Kemenag Buka Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi Indonesia Dan Ethiopia
Hingga kini, IHC memiliki jaringan yang luas dengan 37 rumah sakit dan 66 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan ini memungkinkan IHC untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, IHC optimis dapat terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kesehatan di Indonesia.
Penyelesaian transaksi dengan partner strategis ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi fondasi yang kokoh bagi IHC untuk terus berkembang dan berinovasi di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Salyadi Saputra selaku perwakilan pemegang saham mayoritas menyampaikan bahwa melalui investasi ini, IHC sedang membangun ekosistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan.
Baca juga : LRPM Undira Tingkatkan Kerja Sama Internasional Kembangkan Energi Terbarukan
"Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, IHC akan mampu mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan di dalam negeri, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Sektor kesehatan, dengan segala potensinya, akan bertransformasi menjadi salah satu pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, membantu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera," ujar Salyadi.
Sementara itu, Ridha Wirakusumah selaku Ketua Dewan Direktur INA, menyatakan adanya kemitraan ini diharapkan dapat mengatasi tantangan besar infrastruktur kesehatan yang kurang merata di Indonesia.
"Peluang untuk inovasi, pertumbuhan, dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan standar pelayanan kesehatan yang terbaik menjadi dasar bagi inisiatif ini. Langkah ini menandakan kepercayaan kami terhadap masa depan sektor kesehatan di Indonesia, yang diperkuat oleh dukungan penuh dari Pemerintah yang telah memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi berkembangnya kolaborasi signifikan seperti ini," tutup Ridha.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya