Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Merdeka (PMD) Universitas Mataram (UNRAM) 2024-2025 menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit mangrove dan aksi bersih pantai di kawasan wisata Mangrove Tanjung Batu, Sekotong Tengah, Lombok Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir serta mendukung pengembangan Desa Wisata Mangrove Tanjung Batu.
Dalam aksi ini, mahasiswa bersama masyarakat setempat menanam ratusan bibit mangrove sebagai langkah untuk mengurangi abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Selain itu, aksi bersih pantai juga dilakukan guna memastikan kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan.
Baca juga : Ary Ginanjar Beri Pendidikan Karakter 1.054 Mahasiswa PPDS Dan PPDSS Undip
Acara ini dihadiri Sekretaris Desa Sekotong Tengah yang mewakili Pemerintah Desa, Staf Desa, Bhabinkamtibmas, Palang Merah Indonesia (PMI), Ketua RT Karang Kerem, serta perwakilan OSIS SMPN 1 Sekotong dan SDN 2 Sekotong Tengah. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan mahasiswa KKN UNRAM.
Ketua KKN PMD Unram Periode 2024-2025 Kelompok 2 di Sekotong Tengah, Muhammad Abi Vayasqi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Penanaman bibit mangrove ini sangat penting untuk mencegah erosi pantai serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Selain itu, aksi bersih pantai bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.
Baca juga : Indonesia Dan Belanda Tandatangani Protokol Karantina Bawang Bombai
Sekretaris Desa Sekotong Tengah, yang mewakili Kepala Desa, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unram dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata daerah. Pihak desa sangat mendukung kegiatan ini. Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari mahasiswa serta masyarakat, kawasan wisata Mangrove Tanjung Batu dapat terus terjaga dan berkembang menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga JBB Tanam 3.750 Mangrove di Suaka Margasatwa Pulau Rambut
Kegiatan ditutup dengan edukasi lingkungan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai dan manfaat ekosistem mangrove bagi kehidupan pesisir. Dengan adanya aksi ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan dan mendukung pengembangan Desa Wisata Mangrove Tanjung Batu sebagai destinasi ekowisata di Lombok Barat.
Mereka yang tergabung dalam kelompok mahasiswa KKN PMD adalah Muhammad Abi Vayasqi, Baiq Miswariny, Intan Nurriska Putri, Ahmad Agus Riyadi, Purniawati, Muhammad Abdullah, Pande Made Yogi Sanjaya, M Lauh Mahfutd Fitrah, Adella Dwi Ramdhayanti, Eliza Asika. Mereka melaksanakan kegiatan KKN selama 45 hari.
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.