RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Esa Unggul (UEU) kembali menggelar upacara wisuda yang penuh makna, menandai langkah baru bagi para lulusan yang siap berkontribusi di berbagai bidang profesi. Acara berlangsung khidmat dan meriah di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, dengan dihadiri ribuan wisudawan, keluarga, dan para tamu kehormatan dari berbagai instansi.
Acara dihadiri sejumlah tokoh nasional. Antara lain Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto, yang merupakan alumni UEU. Hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah III Henri Tambunan, Ketua Umum ABP PTSI Prof. Thomas Suyatno, Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan Prof. Yusril Ihza Mahendra, serta Ketua Umum APTISI Budi Djatmiko.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas perjuangan mereka dalam menyelesaikan studi. “Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari peran baru sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Reputasi Esa Unggul di masa depan ditentukan oleh prestasi para alumninya,” ujar Rektor, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (8/10/2025).
Andy Arvianto juga ikut memberikan sambutan dan motivasi inspiratif kepada para wisudawan. Dia menekankan pentingnya integritas dan kemampuan adaptasi di dunia kerja modern.
“Perubahan adalah keniscayaan. Lulusan unggul bukan hanya yang pintar, tetapi yang mampu terus belajar dan beradaptasi,” ujar Andy, di hadapan para wisudawan yang disambut tepuk tangan meriah.
Henri Tambunan menyampaikan sambutan dan apresiasi terhadap komitmen Universitas Esa Unggul dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. "UEU telah menunjukkan konsistensinya dalam melahirkan lulusan berdaya saing dan berkarakter, sejalan dengan visi Merdeka Belajar,” ungkapnya.
Baca juga : Universitas Al-Azhar Indonesia Sukses Gelar Wisuda ke-32 dan Milad ke-25
Sementara, Prof. Thomas Suyatno menyoroti kontribusi perguruan tinggi swasta dalam pembangunan nasional. Dia berpesan pada wisudawan bahwa mereka adalah kader bangsa dari Esa Unggul. “Jagalah martabat dan kehormatan kampus ini, kampus yang menjadi pedoman, kampus yang menjadi kompas dari 4.000-an perguruan tinggi di Tanah Air,” tuturnya.
Selanjutnya, Budi Djatmiko menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan dunia pendidikan tinggi. “Inilah era kolaborasi, bukan kompetisi. UEU telah menjadi contoh nyata sinergi yang menghasilkan inovasi,” ujarnya.
Sedangkan Prof. Yusril Ihza Mahendra memberikan pesan kebangsaan yang penuh makna. "Dunia semakin global, batas-batas negara makin rengang. Kita dapat bekerja di mana saja silakan tetapi selamanya tetaplah ingat bahwa kita adalah orang Indonesia. Nasionalisme harus tetap ada. Kita berada di era globalisasi dengan tatanan baru," terangnya.
Momentum wisuda tahun ini menjadi semakin istimewa dengan pencapaian luar biasa Universitas Esa Unggul yang pada akhir tahun 2024 resmi meraih akreditasi “UNGGUL” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat tertinggi ini menempatkan UEU sebagai salah satu dari hanya 209 perguruan tinggi di Indonesia yang berstatus UNGGUL, dan termasuk 109 perguruan tinggi swasta dari total lebih dari 4.000 perguruan tinggi nasional.
“Predikat UNGGUL bukan sekadar status administratif, tetapi pengakuan terhadap mutu tata kelola, kualitas pendidikan, daya saing lulusan, kapasitas riset, serta dampak nyata universitas terhadap masyarakat dan bangsa,” ucap Rektor.
Hingga saat ini, 15 program studi di UEU telah terakreditasi A/UNGGUL, termasuk Kesehatan Masyarakat, Manajemen Informasi Kesehatan, Farmasi, Magister Administrasi Publik, Desain Produk, Teknik Informatika, dan Ilmu Gizi. Enam di antaranya berasal dari Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan.
Baca juga : Universitas Esa Unggul Gelar Wisuda, Kukuhkan 1.194 Lulusan
Sejak berdiri pada 1993, Universitas Esa Unggul terus tumbuh menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia dengan 10 fakultas dan 40 program studi, meliputi jenjang Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor.
Program baru yang telah memperoleh izin penyelenggaraan antara lain Program Studi Teknik Elektro (S1). Sementara, beberapa program lain tengah dalam proses persiapan seperti Pendidikan Dokter, Profesi Insinyur, Magister Desain, Magister Ilmu Pendidikan, Doktor Ilmu Hukum, dan Sarjana Terapan Okupasi Terapi.
Pada awal semester ganjil 2025/2026, jumlah mahasiswa aktif UEU mencapai 20.457 orang, dengan 5.394 mahasiswa baru yang bergabung tahun ini. Dari jumlah tersebut, 274 mahasiswa berprestasi memperoleh beasiswa penuh 100 persen sebagai bentuk komitmen universitas terhadap pemerataan akses pendidikan berkualitas. Saat ini UEU telah memiliki mahasiswa dari 35 provinsi dari 38 provinsi di Indonesia.
“Program beasiswa ini kami maksudkan untuk meningkatkan mutu input dan keterjangkauan universitas bagi peserta didik berprestasi dari seluruh Indonesia,” jelas Rektor.
Untuk mendukung pertumbuhan akademik dan riset, UEU sedang menyelesaikan pembangunan gedung baru seluas 13.822 meter persegi di Kampus Bekasi – Kota Harapan Indah, yang akan difungsikan sebagai pusat laboratorium kesehatan, kedokteran, dan keteknikan. Secara keseluruhan, UEU kini memiliki lebih dari 43.000 m² fasilitas bangunan di atas lahan seluas 8,6 hektar di tiga lokasi kampus.
Sebagai bagian dari upaya menuju World-Class University, UEU bergabung dalam CINTANA Alliance, jaringan global universitas yang dimotori oleh Arizona State University (ASU). Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dan dosen UEU mendapatkan akses terhadap kurikulum, teknologi pembelajaran digital, riset kelas dunia, hingga peluang dual degree dan fast-track master program.
Baca juga : Universitas Trisakti Wisuda 1.751 Lulusan, Komit Menuju Entrepreneurial University
Selain itu, 10 program studi UEU telah terakreditasi internasional, antara lain Psikologi, Bioteknologi, PGSD, Pendidikan Bahasa Inggris, Hukum, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen, Magister Akuntansi, dan Magister Administrasi Publik.
Dalam dua tahun terakhir, mahasiswa UEU telah meraih lebih dari 500 prestasi nasional dan internasional. Salah satu wisudawan berprestasi tahun ini adalah Afroza Yudhistira dari Fakultas Hukum yang menorehkan berbagai kemenangan dalam kompetisi Taekwondo tingkat nasional dan internasional.
Di bidang penelitian, 43 dosen UEU memperoleh hibah nasional, 4 hibah internasional, dan 262 hibah internal untuk berbagai program pengembangan akademik, vokasi, dan kewirausahaan. Sebanyak 166 dosen telah naik jabatan fungsional akademik berkat pembinaan Biro Pengembangan Jabatan Fungsional Akademik.
Memasuki usia ke-32 tahun, Universitas Esa Unggul berkomitmen untuk terus Mencetak SDM unggul dan berkarakter, Mengembangkan IPTEK untuk kesejahteraan umat. Menjadi perguruan tinggi yang sehat, mandiri, dan bereputasi global. Dengan pencapaian akreditasi UNGGUL, kemitraan global strategis, prestasi mahasiswa, dan komitmen riset berkelanjutan, Universitas Esa Unggul menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta unggulan Indonesia yang siap bersaing di tingkat dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.