BREAKING NEWS
 

Bangun Desa Lewat Pendidikan, Amartha.org Salurkan Beasiswa Rp10 Miliar

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 22 November 2025 20:22 WIB
Ammartha.org menyerahkab beasiswa di Ruang Lestari, Amartha Impact Festival 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Merry Apriyani/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amartha.org menegaskan komitmennya membangun desa lewat pendidikan dengan menyalurkan beasiswa senilai Rp 5 miliar kepada 817 pelajar sejak 2022.

Program ini merupakan bagian dari target penyaluran Rp10 miliar beasiswa selama lima tahun, yang menyasar pelajar perempuan di berbagai daerah.

Penyerahan beasiswa dilakukan di Ruang Lestari, Amartha Impact Festival 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Dari total 40.000 pendaftar, lebih dari 800 pelajar terpilih mendapatkan bantuan pendidikan melalui tiga program:Amartha Cendekia, Amartha STEAM Fellowship, dan Amartha Frontier Fellowship, dengan nilai bantuan mulai Rp3 juta hingga Rp22 juta per penerima.

Baca juga : Perkuat Ekosistem Pendidikan, Bank Aladin Syariah Beri Beasiswa S3 Ke MSA

“Ketimpangan akses pendidikan masih terjadi, terutama bagi perempuan di desa. Karena itu, Beasiswa Amartha kami hadirkan untuk membentuk calon pemimpin lokal yang mampu membawa perubahan di komunitasnya,” ujarnya Chairman Amartha.org, Aria Widyanto di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Data Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI menunjukkan perempuan yang bekerja di sektor teknologi baru mencapai 27 persen sementara akademisi perempuan di institusi teknologi hanya 35,7 persen.

Badan Pusat Statistik mencatat kepemilikan ijazah SMA perempuan di perkotaan mencapai 33,93, namun di perdesaan baru 19,55.

Adsense

Hal ini menjadi alasan Amartha.org memperkuat intervensi pendidikan sejak SMA hingga perguruan tinggi. Program beasiswa tak hanya memberi bantuan biaya sekolah, tetapi juga pembekalan soft skills, seperti kepemimpinan, pemetaan minat dan bakat, serta kemampuan bahasa Inggris.

Baca juga : TKA: Menakar Mutu Pendidikan-Catatan Kepala Sekolah

Aria mengatakan, Amartha.org ingin memastikan penerima beasiswa memiliki kapasitas sebagai inovator sosial yang dekat dengan persoalan di akar rumput.

Sejumlah proyek sosial lahir dari para penerima beasiswa. Monica Maharani, mahasiswi UI asal Karawang, mengembangkan Safe Home, platform dukungan untuk penyintas kekerasan berbasis gender.

Sementara kelompok mahasiswi UGM menghadirkan proyek MATRIKS (Matematika Riang, Kuasai Soal) yang menggunakan board game untuk meningkatkan minat belajar matematika di daerah.

“Data terbaru kami menunjukkan 90 persen penerima Beasiswa Cendekia melanjutkan kuliah, tiga kali lebih tinggi dari angka partisipasi kasar nasional," ujar Aria.

Baca juga : Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 38,11 Triliun Per Oktober 2025

"Melalui Amartha.org, kami ingin makin banyak anak desa berani bermimpi dan menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.

Dukungan pemerintah datang dari Staf Ahli Menteri KemenPPPA RI Indra Gunawan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Amartha dalam pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, akses keuangan, dan program lingkungan yang menjangkau berbagai daerah.

Inisiatif penerima beasiswa turut dipamerkan dalam Impact Festival 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Acara dua hari itu juga menghadirkan bazar UMKM Mitra Amartha, pertunjukan seni, lokakarya, hingga galeri etnofotografi yang menampilkan perubahan nyata di desa. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense