Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 telah selesai digelar pada 3-9 November 2025. Sebagai projek yang baru pertama dilaksanakan tentu ada beberapa kendala yang terjadi, namun secara keseluruhan sudah berjalan lancar.
Di sekolah kami SMAN 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pelaksanaan TKA berlangsung kondusif, aman dan lancar. Ada 330 siswa di sekolah ini yang mengikuti TKA.
Sejauh pengamatan saya, dari aspek sarana pendukung seperti komputer, listrik dan internet pada saat dilangsungkannya TKA semuanya aman, tanpa ada gangguan berarti. Para siswa pun sangat antusias mengikuti TKA.
Baca juga : Idrus Minta Polemik Soeharto Disikapi Dengan Kedewasaan Sejarah
Artinya, kalau pun ada masalah dalam pelaksanaan TKA, terutama dari segi teknis, bukan merupakan fenomena universal, melainkan lebih persoalan sektoral.
Sebagai seorang kepala sekolah yang bertanggung jawab dan terlibat langsung dalam aktivitas pendidikan, saya mendukung TKA yang digagas oleh Kemendikdasmen ini.
Sebab, TKA merupakan instrumen pemetaan capaian pendidikan anak didik dan sebagai acuan pemerintah dalam pengambilan kebijakan di bidang pendidikan.
Baca juga : Malut United Bidik Kemenangan Kelima di Kandang Persijap
Di samping itu, hasil TKA juga berguna bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebh tinggi, terutama bagi mereka yang ingin masuk melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP).
Bukan hanya itu, TKA juga sangat bermanfaat bagi guru dalam usaha meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.
Tentu seperti kata peribahasa "tak ada gading yang tak retak", terdapat juga keluhan di beberapa sekolah, merupakan persoalan yang tidak mungkin diabaikan oleh para pemangku kebijakan.
Baca juga : Gubernur Suhardi Ingatkan Guru Wujudkan Pendidikan Tanpa Kekerasan
Seluruh permasalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan pelaksanaan TKA mendatang. Bagaimanapun, tidak ada sistem yang langsung bisa sempurna.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya