RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Trisakti kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian sosial lintas negara. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional, Trisakti memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Pulau Pinang, Malaysia.
Kegiatan bertajuk Counseling and Examination of Eco-Friendly Oral and Dental Care for Migrant Children tersebut digelar di Berjaya Penang Hotel, 1-Stop Midlands Park, Jalan Burma, George Town, Pulau Pinang, Sabtu (17/1/2025).
Tim PkM dipimpin drg. Goalbertus dari Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti. Kegiatan ini didukung dosen lintas program studi, yakni Dr. drg. Muhammad Ihsan Rizal, dan Dr. drg. Octarina.
Baca juga : Menlu Ingatkan Dunia Masuk Ruang Abu-Abu
Program PkM internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang sebagai mitra penyelenggara. Sasaran kegiatan adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai pekerja migran di Kota Penang.
Dalam kegiatan tersebut, tim PkM memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Materi difokuskan pada cara menyikat gigi yang benar serta pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai alternatif perawatan kesehatan gigi dan mulut.
Sebanyak 40 anak pekerja migran, didampingi orang tua mereka, mengikuti sesi edukasi dengan antusias. Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa sederhana, poster, dan alat peraga agar mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain edukasi, peserta juga mendapatkan pemeriksaan gigi sederhana.
Baca juga : Demokrat Gelar Natal Nasional 2025, Doakan Keselamatan Bangsa Indonesia
Ketua Tim PkM, drg. Goalbertus, menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup manusia secara menyeluruh. “Menjaga kesehatan gigi sejak dini sangat penting dan berpengaruh terhadap kualitas hidup secara holistik, sehingga edukasi dan perawatan kesehatan gigi perlu dilakukan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut harus dimiliki baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. “Kami ingin anak-anak pekerja migran dan orang tuanya memiliki pemahaman yang baik tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ini adalah aspek fundamental agar kesehatan gigi tetap terjaga,” kata drg. Goalbertus.
Sementara itu, Dr. drg. Muhammad Ihsan Rizal, menekankan bahwa perawatan gigi dan mulut tidak selalu membutuhkan biaya mahal. “Garam, madu alami, lidah buaya, dan bahan-bahan alami yang tersedia di rumah sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi,” jelasnya.
Baca juga : Krisis Venezuela Jadi Alarm Global, Yudha: Keselamatan WNI Prioritas
Kegiatan PkM internasional ini menjadi bagian dari strategi Universitas Trisakti dalam mendukung internasionalisasi Tridarma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi lintas negara, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya Universitas Trisakti dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yakni Good Health and Well-Being, melalui penerapan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.