RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) menyelenggarakan Gerakan “1000 Hari Cinta: Ibu Sehat-Anak Cerdas”. Kegiatan ini diinisiasi oleh Meiline Tenardi selaku Ketua Penyelenggara sekaligus Founder KPPB, sebagai bagian dari program edukasi publik yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak pada fase awal kehidupan.
Diselenggarkan di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Minggu (25/1/2026), kegiatan ini mengundang sekitar 2 ribu undangan. Turut hadir Wakil Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Isyana Bagoes Oka, istri Menteri Sosial Fatma Saifulla Yusuf, istri Menteri UMKM Tina Astari Maman, dan anak Wakil Presiden ke-13 RI Prof Siti Nur Azizah Maruf Amin.
Selai itu, acara juga dihadiri pendamping menteri, perwakilan kementerian terkait, tokoh perempuan, akademisi, pimpinan komunitas, mitra, sponsor, dan donatur, serta perempuan pra sejahtera dan usia subur sebagai penerima manfaat utama kegiatan ini.
Acara dimulai dengan pemutaran film pendek edukatif “1000 Hari Cinta-Ibu Sehat, Anak Cerdas” yang menggambarkan realitas keluarga Indonesia dalam fase 1000 HPK. Kemudian, talkshow dan diskusi edukatif bersama para ahli mengenai gizi ibu hamil, ASI eksklusif, MPASI tepat, stimulasi tumbuh kembang, serta kesehatan mental ibu.
Baca juga : Basarnas Sisir Lokasi Terakhir Pesawat ATR, Masyarakat Diminta Tak Sebar Hoaks
Acara dilanjutkan dengan sesi interaktif tanya jawab bersama Inayah Wahid, membangun dialog reflektif dengan peserta. Kemudian aksi simbolis pencegahan stunting sebagai bentuk komitmen bersama lintas sektor.
Penampilan seni tari modern oleh Belantara Budaya Indonesia sebagai refleksi budaya dan persembahan cinta bagi ibu Indonesia. Bakti sosial, berupa pembagian paket sembako, nasi kotak, dan goodie bag kepada peserta perempuan prasejahtera.
Para narasumber yang akan terlibat adalah: Dokter dan ahli gizi masyarakat dr Tan Shot Yen, Dokter dan konselor laktasi dr Marielle Ancilla D, serta psikolog anak dan keluarga Rika Kristina.
Gerakan “1000 Hari Cinta: Ibu Sehat-Anak Cerdas” menyoroti pentingnya seribu hari pertama kehidupan. Sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun yang merupakan periode krusial yang menentukan pembentukan struktur otak, pertumbuhan fisik, sistem kekebalan tubuh, serta kualitas kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan.
Baca juga : Realisasi Investasi 2025 Tembus 1.900 T, Ekonomi RI Cerah
“Isu kesehatan ibu dan anak bukan hanya persoalan medis, tetapi persoalan literasi dan akses pengetahuan. Kegiatan ini kami hadirkan sebagai upaya memperluas pemahaman keluarga tentang pentingnya fase awal kehidupan,” ujar Meiline.
Untuk memperluas jangkauan edukasi, seluruh rangkaian acara akan disiarkan secara live streaming melalui kanal digital KPPB, PUSPAS Keuskupan Agung Jakarta, Samadi, dan Komsos KAJ, serta terbuka untuk peliputan media elektronik dan media daring.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi publik yang bermakna, agar ibu dan keluarga memiliki dasar pengetahuan yang kuat dalam mengambil keputusan yang tepat bagi kesehatan ibu dan anak sejak awal kehidupan," tutur Meiline.
Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode biologis yang sangat menentukan pembentukan fungsi otak, sistem imunitas, dan kapasitas metabolik anak. Kekeliruan pemenuhan gizi pada fase ini akan meninggalkan dampak jangka panjang yang sulit diperbaiki.
Baca juga : Mbak Titiek Apresiasi Peran Kapolri Percepat Swasembada Pangan
"Baik pada aspek kecerdasan, kesehatan, maupun produktivitas anak di masa dewasa," terang dr. Tan Shot Yen, selaku narasumber dari kegiatan ini.
Di kesempatan yang sama, Isyana mengatakan, pembangunan kualitas keluarga dimulai sejak pra-nikah, pra-hamil, hingga masa pengasuhan awal. 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan investasi strategis negara. "Karena dari sinilah kualitas sumber daya manusia Indonesia dibentuk," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.