BREAKING NEWS
 

Kader Posyandu Desa Bulak Indramayu Ikuti Deteksi Dini Hipertensi & Cegah Stroke

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 22 Juli 2026 07:00 WIB
Para kader di Desa Bulak Kabupaten Indramayu menunjukkan poster edukasi FAST yang akan dipasang di posyandu masing-masing. (Foto: Dok. UNJ)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah kader kesehatan dari seluruh posyandu di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas kader berbasis andragogi atau pembelajaran orang dewasa.

Pelatihan ini digelar oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai bagian dari upaya deteksi dini hipertensi dan pencegahan stroke di wilayah pesisir tersebut.

Kegiatan yang diketuai Fitri Khoiriyah Parinduri merupakan bagian dari program bertajuk “Pengembangan Kapasitas Kader Berbasis Andragogi sebagai Upaya Deteksi Dini Hipertensi dan Pencegahan Stroke di Masyarakat Desa Bulak Kabupaten Indramayu" .

Fitri mengatakan, legiatan ini yang didanai melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM-PWBU) tahun 2026.

Baca juga : Kemenperin Pastikan Industri TPT Tetap Terkendali Di Tengah Krisis

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Bulak Meidin.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bulak Saepudin, yang mendampingi jalannya acara bersama puluhan ibu kader dari berbagai posyandu di Desa Bulak.

"Pelatihan diawali dengan sesi pembukaan, lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai deteksi dini hipertensi dan pencegahan stroke," ujar Fitri dalam keterangannya, Rabu (21/7/2026).

Materi ini disampaikan dengan metode pelatihan kader berbasis pembelajaran orang dewasa, kader tidak hanya duduk menyimak, tetapi dilibatkan secara aktif dalam diskusi dan praktik langsung.

Adsense

Salah satu sesi yang menyita perhatian peserta adalah permainan edukatif menggunakan kartu bertajuk “Garam Bijak”.

Baca juga : Kepala BNN: Indonesia Perkuat Deteksi Dini Hadapi Ancaman Narkoba Sintetis

Melalui permainan ini, para kader diajak memahami cara mengurangi konsumsi garam berlebih tanpa menghilangkan cita rasa masakan khas pesisir, seperti olahan ikan asin dan terasi yang selama ini menjadi kebiasaan konsumsi warga setempat.

Selain itu, tim pengabdian kepada masyarakat juga menghadirkan sesi penyegaran atau refresh praktik penggunaan tensimeter digital.

Sesi ini bertujuan memastikan seluruh kader mampu mengoperasikan alat ukur tekanan darah tersebut secara akurat dan mandiri, sehingga skrining hipertensi di tingkat posyandu dapat berjalan lebih optimal.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim pengabdian membagikan poster edukatif kepada para kader untuk selanjutnya dipasang di seluruh posyandu se-Desa Bulak, Jatibarang, Indramayu.

Baca juga : RS Premier Bintaro Ajak Masyarakat Deteksi Awal Penyakit Jantung dan Stroke

Fitri berharap poster tersebut dapat menjadi media informasi berkelanjutan mengenai deteksi dini hipertensi dan pencegahan stroke bagi warga, tidak hanya bagi peserta yang hadir dalam pelatihan

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya tim pengabdian UNJ dalam memperkuat peran kader kesehatan sebagai agen deteksi dini di tingkat komunitas, sejalan dengan tingginya prevalensi hipertensi dan risiko stroke di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu.

"Melalui pendekatan andragogi, kader diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lingkungan masing-masing," pungkas Fitri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense