Dark/Light Mode

Kader Posyandu Curhat, Menkes Janjikan Solusi Pelatihan Komprehensif Dan Alat

Kamis, 12 Desember 2024 11:09 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyerahkan penghargaan kepada kader Posyandu. Foto: Kemkes
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyerahkan penghargaan kepada kader Posyandu. Foto: Kemkes

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjanjikan solusi konkret atas kendala yang dihadapi kader posyandu, mulai dari penyediaan alat kesehatan hingga pelatihan komprehensif. 

Hal ini diungkapkan Menkes saat sarasehan bersama 96 kader posyandu berprestasi dari 94 daerah di Aula Siwabessy, Gedung Sujudi, Jakarta, Rabu (11/12).  

Menkes menyampaikan apresiasi tinggi kepada kader posyandu yang disebutnya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. 

"Kader posyandu adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar. Tanpa kontribusi mereka, kita tidak akan bisa mencapai kemajuan yang signifikan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia," ujarnya.  

Baca juga : Gaet Gen Z, Ichiban Sushi Sukses Gelar Kompetisi Cosplay Dan Comic Strips

Dalam sesi dialog, sejumlah kader menyampaikan keluhan terkait keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia (SDM). 

Purwatiningsih, kader Posyandu Bokong dari Klungkung, Bali, mengungkapkan bahwa posyandunya masih kekurangan alat kesehatan, seperti tensimeter. 

Tak hanya itu, dari sisi SDM, masih banyak kader belum paham mengenai penggunaan alat kesehatan.

Ia berharap alat kesehatan di posyandunya dapat dilengkapi dan didukung dengan pelatihan yang komprehensif dari pemerintah agar para kader mampu mengoperasikan alat kesehatan dengan benar.

Baca juga : Pemerintah Pantau Kondisi Suriah, Siapkan Rencana Kontijensi Bagi WNI

Merespons hal itu, Menkes Budi memastikan pemerintah akan menyediakan Posyandu kit, yang berisi tensimeter, LiLa, termometer, dan buku panduan penggunaan. 

“Kita akan siapkan Posyandu kit. Antropometri kit sudah kita bagi kan, nanti kita akan kasih kader kit isinya tensimeter, LiLa dan termometer, tapi nanti juga ada buku panduannya,” ucap Menkes didampingi Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi.

Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada enam kader, sebelas posyandu berprestasi, dan posyandu inovasi tingkat nasional. Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.  

Selain itu, Kemenkes turut menyelenggarakan kuis edukatif selama periode Maret-November 2024 melalui WhatsApp, diikuti oleh 497 ribu kader posyandu dari seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kapasitas kader dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.  

Baca juga : Lindungi Peternak, Mentan Stop Sementara Impor Daging Domba

Acara diakhiri dengan sesi makan siang bersama dan kuis berhadiah. Suasana penuh keakraban ini diharapkan menjadi momen untuk mempererat semangat para kader dalam menjalankan tugas mulia mereka sebagai pelayan masyarakat.  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.