RM.id Rakyat Merdeka - Investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga pendidikan tinggi agar menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
Semangat inilah yang mendorong PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) untuk memperkuat akses pendidikan dan pengembangan kapasitas anak serta remaja di Meulaboh, Aceh Barat.
Melalui program Ayo Bisa, anak usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) ini memberikan beasiswa jenjang sarjana (S1) kepada anak-anak binaan SOS Children’s Village.
Hal ini diharapkan tidak hanya mengubah masa depan penerima manfaat, tetapi juga ikut membentuk talenta lokal yang kelak mendukung kebutuhan sektor industri di wilayah operasional perusahaan.
Baca juga : Generali Gelar Lion Heart Run 2026 untuk Pendidikan Anak
Pemberian beasiswa tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Parama Energi dengan SOS Children’s Villages Indonesia di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
"Investasi pendidikan bagi anak-anak Meulaboh merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Dukungan hingga mereka menyelesaikan pendidikan tinggi tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima saat ini, tetapi juga menjadi bekal yang dapat mereka manfaatkan sepanjang kehidupan dan berkontribusi bagi masa depan masyarakat," ujar Direktur Parama Energi Joshua Ratadhi Mulyonegoro dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Joshua menambahkan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan nilai yang dipegang perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.
"Setiap orang yang bekerja bersama Parama Energi pulang dengan selamat, memperoleh kehidupan yang layak, dan melalui pekerjaannya ikut menghadirkan kebaikan bagi sesama terutama untuk masyarakat yang tinggal disekitar operasional Parama Energi," ujarnya.
Baca juga : Gerakan Meja Belajar di NTT: Upaya Membangun Budaya Belajar Siswa
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Parama Energi, program Ayo Bisa ini mencakup inisiatif Bisa Sekolah dan Bisa Sarjana yang membantu anak dan remaja dalam membangun tujuan, mengenali potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi pendidikan dan dunia kerja.
Selain beasiswa, Parama Energi juga menginisiasi Change Makers, program employee volunteering yang melibatkan karyawan sebagai mentor, motivator, dan fasilitator bagi remaja binaan SOS Children’s Village jenjang SMP hingga SMA.
Program ini berjalan di bawah kebijakan Grup ABMM yang memberikan satu hari kerja bagi setiap karyawan untuk melakukan kegiatan volunteering setiap tahun.
Kegiatan yang diluncurkan pertama kali sejak Juni 2026 ini membahas keterampilan soft skill sesuai dengan hasil asesmen yang dilakukan terhadap para siswa binaan oleh SOS Children’s Village.
Baca juga : Pakar: Sekolah Rakyat Jawab Beban Biaya Tersembunyi Pendidikan
“Kami ingin karyawan menyumbangkan waktu dan pengetahuan mereka supaya memberikan manfaat untuk orang lain. Di sanalah nilai perusahaan benar-benar sampai ke masyarakat. Kami percaya masa depan yang lebih baik dibangun melalui kolaborasi yang konsisten antara dunia usaha, mitra sosial, karyawan, dan komunitas,” pungkas Joshua.
Ayo Bisa dan Change Makers merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial Grup ABMM.
Program ini menyasar dua Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), yakni pendidikan berkualitas dan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Parama Energi menempatkan keberlanjutan, CSR, dan ESG sebagai bagian dari komitmen perusahaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.