BREAKING NEWS
 

Sinergi MRL UPI & Desa Wisata Cibeusi: Dorong Tata Kelola & Wisata Berkelanjutan

Writer : DILA SRI ISTIQOMAH
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 8 September 2026 14:52 WIB
Pengelola DTW di Desa Wisata Cibeusi dan akademisi MRL UPI. (Foto: Dok. Penulis)

Dalam upaya membangkitkan kembali popularitas dan memperkuat tata kelola pariwisata daerah, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan PKM di Desa Wisata Cibeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Rangkaian kegiatan yang dipimpin Dr. Sri Marhanah, ini berfokus pada pembenahan manajemen, pemetaan wilayah, dan peningkatan kapasitas SDM pengelola lokal.

Kehadiran tim PKM MRL UPI disambut hangat dan diterima dengan sangat baik Kepala Desa Wisata Cibeusi, Wawan Aripin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi besar atas kepedulian akademisi MRL UPI terhadap perkembangan pariwisata di desanya.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Sri Marhanah, menyatakan bahwa program ini dilakukan untuk mendukung penguatan tata kelola desa wisata cibeusi agar semakin profesional, terarah, dan berkelanjutan.

Sebagai wujud komitmen jangka panjang, momentum ini juga ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama resmi antara Prodi MRL UPI dengan pihak Desa Wisata Cibeusi. Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan pariwisata Cibeusi di masa depan.

Baca juga : Gus Ipul Siapkan Sanksi Hingga Pemecatan ASN

Perjalanan PKM ini dimulai pada 19 April 2026, saat tim melakukan data gathering langsung di lapangan. Pengambilan dan pengolahan data pengunjung dari berbagai Daya Tarik Wisata (DTW) di Desa Cibeusi ini menjadi landasan penting untuk merumuskan strategi pengembangan yang tepat sasaran dan berbasis data (data-driven) yang diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung.

Sebagai wujud nyata dari riset tersebut, tim PKM MRL menyusun tiga luaran (output) utama untuk diimplementasikan oleh pengelola, yaitu:

  1. SOP Pengelolaan dan Pelayanan Pariwisata: Sebuah panduan mekanisme kerja yang jelas bagi para pekerja lokal demi menciptakan standarisasi pengelolaan dan pelayanan pengunjung yang profesional serta konsisten.
  2. Guidebook Desa Wisata Cibeusi: Buku panduan komprehensif yang mengemas informasi destinasi secara terstruktur, sekaligus menjadi jendela informasi bagi wisatawan mengenai potensi lokal dan keunikan desa.
  3. Peta Sebaran Daya Tarik Wisata: Visualisasi spasial yang memetakan seluruh titik sebaran lokasi wisata di sepanjang kawasan Desa Cibeusi untuk memudahkan alur pergerakan dan mobilitas wisatawan.
Adsense

Tak berhenti di pengumpulan data, komitmen tim PKM MRL dalam memperkuat aspek Human Capital diwujudkan melalui Workshop "Tata Kelola dan Human Capital Desa Wisata Cibeusi" yang digelar pada Selasa, 21 April 2026.

Workshop ini dihadiri oleh para perwakilan petugas pengelola dari berbagai DTW ikonik di Desa Cibeusi, mulai dari Muara Jambu, Pasir Ipis, Gedoy Camping Ground, BUMDes, Curug Ciangin, hingga Curug Cibarebeuy.

Baca juga : Gerindra Sumut Instruksikan Kader Aktif Di Media Sosial

Dua sesi pematerian berbobot dari dosen ahli MRL dihadirkan dalam agenda ini:

Sesi I: Ditangani langsung oleh Ketua Tim PKM, Dr. Sri Marhanah, yang membawakan materi krusial mengenai "Penguatan Human Capital, Tata Kelola, dan Transformasi Digital Desa Wisata Berkelanjutan".

Sesi II: Disampaikan oleh dosen MRL, Widyastuti, yang mengupas tuntas mosi "Inovasi Produk Wisata dan Penguatan Visitor Experience Berbasis Potensi Lokal".

Tidak sekadar mendengarkan teori, para pengelola lokal dari berbagai DTW diajak aktif membedah karakteristik bentang alam, kuliner khas, dan potensi desa mereka melalui sesi sharing discussion. Menariknya, dinamika kelompok ini berjalan interaktif berkat kontribusi aktif dan asistensi langsung dari tujuh mahasiswa MRL UPI yang didelegasikan dalam surat tugas pengabdian, yaitu Arazka Aznur Fadilisyakur, Matthew Aditya Salomo Kipuw, Rafi Assidiqi Sudrajat, Nicholas Christian Musu Mayo, Nisrina Salsabila, Dila Sri Istiqomah, dan Rhein Raihan Sapril.

Baca juga : Kemnaker-OJK Perluas JHT Pekerja Informal

Sebagai produk akhir dari diskusi kelompok, para pengelola lokal ini berhasil menyusun rancangan Paket Wisata Tematik secara jelas dan rinci. Paket wisata ini diharapkan mampu menyuguhkan pengalaman berwisata (visitor experience) yang lebih terstruktur dan berkesan bagi para pelancong. "Mudah-mudahan workshop ini menjadi modal yang berharga bagi kami untuk lebih semangat dalam mengelola destinasi yang ada di desa wisata cibeusi", ujar kepala desa wisata Cibeusi, Wawan Aripin .

Melalui sinergi akademisi MRL dan para pengelola lokal Desa Wisata Cibeusi, kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi pemantik utama dalam meningkatkan kembali popularitas pariwisata Cibeusi, sekaligus mewujudkan tata kelola desa wisata yang mandiri, digital, dan berkelanjutan.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense