BREAKING NEWS
 

McD Indonesia Bekali 35 Mahasiswa IPB Pengalaman Kerja dan Biaya Kuliah

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 22 September 2026 12:16 WIB
program Beasiswa Pendidikan Tinggi McD. (Foto: Dok. McD Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masuk kampus impian menjadi awal perjuangan baru bagi 35 mahasiswa baru IPB University.

Berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, mereka kini mendapat dukungan melalui Beasiswa Pendidikan Tinggi McD dari McDonald’s Indonesia.

Bekerja sama dengan Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI), program ini memberikan dukungan biaya pendidikan selama dua semester pertama perkuliahan.

Tak berhenti di urusan biaya kuliah, para penerima beasiswa juga mendapat voucher makanan, pelatihan, hingga kesempatan magang dan mengenal dunia kerja secara langsung di McDonald’s Indonesia.

Dukungan tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan kampus sekaligus mulai menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Director of Human Resources & General Services McDonald’s Indonesia Yulianti Hadena mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif yang telah berjalan selama lebih dari tiga dekade.

Baca juga : Cinta Laura, Ingin Bayarin Kuliah Aspri

“Kami melihat perjuangan dan kerja keras adik-adik mahasiswa untuk sampai di titik ini. Melalui program ini, kami ingin memberi ruang bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman sebagai bekal untuk menjadi future leaders berkarakter yang membawa dampak positif,” ujar Yulianti dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan bagi sebagian anak muda Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi pada 2025 mencapai 32,89 persen, naik dari 32 persen pada 2024.

Namun, peningkatan partisipasi tersebut belum otomatis menghilangkan persoalan biaya. Pada 2025, tercatat 17.816 calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri tidak melakukan daftar ulang.

Keterbatasan biaya, termasuk biaya hidup bagi calon mahasiswa yang tidak memperoleh KIP Kuliah secara penuh, menjadi salah satu faktor yang disebut memengaruhi keputusan tersebut.

Kondisi serupa juga ditemukan YAPI dalam pendampingannya terhadap mahasiswa IPB University. Ketua YAPI Andi Irman Patiroi menyebut, rata-rata mahasiswa yang membutuhkan beasiswa setiap tahun bisa mencapai 40 persen dari jumlah mahasiswa yang diterima IPB.

Adsense

“Karena itu, dukungan dari pihak swasta seperti ini penting. Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan McDonald’s Indonesia dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif,” kata Andi.

Baca juga : Legislator Sentil UKT Mahal

IPB University sendiri mencatat, pada 2025 sebanyak 71,74 persen penerima beasiswa berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Prof Deni Noviana mengapresiasi program yang tak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.

“Pengalaman tersebut dapat membantu para mahasiswa mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin masa depan yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa, Silha Napisah, mahasiswa baru Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB University, tahu betul arti sebuah kesempatan.

Silha merupakan anak dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai kuli panggul ikan di Muara Baru, Jakarta Utara. Penghasilannya bergantung pada aktivitas bongkar muat ikan.

Sementara sang ibu membantu perekonomian keluarga dengan mengajar ngaji anak-anak di lingkungan tempat tinggal.

Melihat perjuangan kedua orang tuanya, Silha sempat khawatir kuliahnya justru menjadi beban keluarga.

Baca juga : Pastikan Biaya Kuliah Berkeadilan, Rektor UI Siap Jadi ‘Bapak Angkat’ Mahasiswa

Sejak sekolah, ia pun berusaha membantu dengan memberikan les privat, mulai dari calistung hingga Matematika dan Fisika.

Kini, Silha justru berhasil masuk ke kampus yang selama ini diimpikannya. Bahkan, ia menjadi orang pertama di keluarga besarnya yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Buat saya, bisa diterima di IPB University adalah sesuatu yang sangat saya syukuri karena ini memang kampus impian saya. Alhamdulillah, mendapat Beasiswa Pendidikan Tinggi McD ini rasanya seperti jawaban atas doa saya dan kedua orang tua,” ujar Silha.

Ia pun ingin memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

“Saya ingin terus belajar dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, supaya suatu hari nanti saya bisa membuat Bapak dan Umi tidak perlu bekerja sekeras sekarang,” sambungnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense