Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pastikan Biaya Kuliah Berkeadilan, Rektor UI Siap Jadi ‘Bapak Angkat’ Mahasiswa
Selasa, 13 Mei 2025 11:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Indonesia (UI) memastikan tak ada kenaikan biaya kuliah untuk mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Rektor UI, Prof Heri Hermansyah, menegaskan bahwa kebijakan pembiayaan pendidikan tetap mengedepankan prinsip keadilan.
UI memberlakukan dua jenis biaya kuliah: Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). UKT berlaku untuk mahasiswa jalur SNBP dan SNBT, sementara IPI hanya dikenakan bagi mahasiswa jalur seleksi mandiri dan kelas internasional.
Baca juga : Tambah Saldo Dan Perbanyak Transaksi, Rejeki wondr BNI Siap Bagikan Mobil Mewah
“Penetapan besaran IPI maupun UKT tetap berdasarkan prinsip keadilan dan tidak ada kenaikan biaya. Nilainya sama seperti tahun sebelumnya,” kata Prof. Heri di laman resmi UI, Senin (13/5).
Menurutnya, dana UKT dan IPI langsung masuk ke rekening universitas dan akan digunakan untuk pengembangan UI. Penggunaan dana itu mencakup beasiswa, pemeliharaan fasilitas, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.
Baca juga : Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar, Jaksa Agung Minta Masyarakat Tenang
Tak hanya itu, Prof. Heri juga memastikan bahwa mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan bisa mendapat bantuan langsung dari kampus.
“Rektor UI akan menjadi bapak angkat bagi seluruh mahasiswa. Kami jamin beasiswa bagi yang membutuhkan,” tegasnya.
Baca juga : Atasi Banjir Karawang, Pemprov Jabar Siap Bangun 1.000 Rumah Panggung
Ia mengimbau mahasiswa yang merasa kesulitan membayar kuliah, baik yang baru maupun lama, agar tak ragu menghubungi pihak rektorat. UI, kata dia, berkomitmen menciptakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif bagi semua kalangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya