Makan secara teratur merupakan salah satu kebiasaan yang penting dalam menjaga kondisi tubuh. Tubuh membutuhkan asupan makanan secara berkala untuk memperoleh energi dan zat gizi yang digunakan dalam menjalankan berbagai aktivitas. Namun, di tengah kesibukan sehari-hari, kebiasaan makan sering kali menjadi hal yang mudah diabaikan. Jadwal kuliah, tugas, kegiatan organisasi, maupun aktivitas lainnya dapat membuat seseorang menunda waktu makan atau bahkan melewatkannya.
Bagi mahasiswa, kesibukan menjadi salah satu alasan pola makan tidak teratur. Aktivitas yang dimulai sejak pagi hingga sore atau malam membuat waktu makan terkadang tidak menjadi prioritas. Ada mahasiswa yang baru makan ketika sudah merasa sangat lapar, sementara sebagian lainnya memilih makanan seadanya karena tidak memiliki banyak waktu. Jika kebiasaan tersebut terus berlangsung, kebutuhan gizi tubuh dapat menjadi kurang terpenuhi.
Makan tidak teratur juga dapat membuat tubuh lebih mudah merasa lemas dan kurang bertenaga ketika menjalankan aktivitas. Ketika asupan makanan terlambat, seseorang dapat mengalami rasa lapar yang mengganggu konsentrasi dan membuat aktivitas menjadi kurang nyaman. Bagi mahasiswa, kondisi tersebut dapat terasa ketika mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, maupun melakukan kegiatan lain yang membutuhkan fokus.
Baca juga : Yuk, Jaga Kebersihan Botol Minum
Selain waktu makan, jenis makanan yang dipilih juga perlu diperhatikan. Kesibukan terkadang membuat mahasiswa lebih memilih makanan yang cepat diperoleh tanpa mempertimbangkan kandungan gizinya. Makanan cepat saji atau makanan ringan memang praktis, tetapi jika terlalu sering dijadikan pengganti makanan utama, pola makan dapat menjadi kurang seimbang. Tubuh tetap membutuhkan berbagai zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan cairan.
Kebiasaan menunda makan juga dapat membuat seseorang makan dalam jumlah berlebihan ketika akhirnya mendapatkan kesempatan untuk makan. Rasa lapar yang sudah menumpuk dapat membuat seseorang lebih sulit mengatur pilihan dan porsi makanan. Karena itu, menjaga jadwal makan yang lebih teratur dapat membantu seseorang lebih mudah mengatur asupan makanan sepanjang hari.
Kesibukan sebenarnya tidak selalu menjadi alasan untuk mengabaikan waktu makan. Mahasiswa dapat mengatur jadwal makan sesuai dengan aktivitas yang dimiliki. Menyiapkan makanan dari rumah, membawa bekal sederhana, atau menyediakan makanan yang praktis tetapi tetap bergizi dapat menjadi pilihan ketika jadwal kuliah cukup padat. Dengan perencanaan sederhana, waktu makan tetap dapat diperhatikan tanpa harus mengganggu aktivitas utama.
Baca juga : Dampak Stres Terhadap Kesehatan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pola makan yang teratur juga perlu didukung dengan kebiasaan hidup sehat lainnya. Tidur yang cukup, aktivitas fisik, konsumsi air yang memadai, serta pemilihan makanan yang beragam merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menjaga kesehatan. Makan teratur bukan berarti harus memiliki jadwal yang sama persis setiap hari, tetapi lebih kepada membiasakan diri agar kebutuhan makan tidak terus-menerus ditunda karena kesibukan.
Mahasiswa kesehatan masyarakat harus bisa memberi contoh makan teratur. Kebiasaan makan teratur dapat dimulai dari diri sendiri. Kesadaran mengenai pentingnya pola makan yang baik juga dapat diterapkan dalam lingkungan kampus dan keluarga. Edukasi sederhana mengenai pengaturan waktu makan, pemilihan makanan bergizi, dan pentingnya tidak melewatkan waktu makan dapat menjadi salah satu bentuk upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan sekitar.
Kesibukan seharusnya tidak membuat kebutuhan makan selalu berada di urutan terakhir. Makan secara teratur dan memilih makanan yang bergizi merupakan bagian dari cara menjaga tubuh agar tetap siap menjalankan berbagai aktivitas. Dengan membiasakan diri mengatur waktu makan di tengah kesibukan, mahasiswa dapat lebih memperhatikan kebutuhan tubuh dan membangun pola hidup yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga : Tidur Cukup, Kunci Imun Kuat yang Sering Diabaikan
Artikel ini ditulis oleh Azizah Rayna Firhan, Luthfiah Mawar, M.K.M., Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si., dan Annisa Ardianti Br Tarigan. Lalu diedit oleh Latan Sabila Lubis, Peggi Aulia, Nabila Atika Rahma, Sri Rahma, Salsabila Siregar, Aninda Listya, dan Sitti Fhadilah Pasaribu dari IKM 8 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara.
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.