RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 11 mahasiswa penerima beasiswa GrabScholar angkatan pertama berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) tepat waktu dalam empat tahun. Mayoritas di antaranya meraih predikat Cum Laude dari sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Indonesia.
Kelulusan ini menjadi langkah awal bagi para penerima beasiswa untuk memasuki dunia profesional.
Untuk mendukung transisi tersebut, Grab Indonesia membekali para lulusan dengan pelatihan kesiapan kerja melalui program Career Ready Training. Kesebelas lulusan tersebut memulai pendidikan pada 2022. Mereka berasal dari delapan kota, yakni Jakarta, Bantul, Klaten, Pontianak, Bandung, Bekasi, Cilegon, dan Bontang.
Sebagian besar merupakan anak dari Mitra Pengemudi dan Mitra GrabMerchant. Para lulusan berasal dari sejumlah kampus, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Sriwijaya.
Seluruh biaya pendidikan mereka ditanggung melalui dana GrabForGood yang disalurkan bekerja sama dengan BenihBaik.com.
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, kelulusan angkatan pertama ini menjadi pencapaian penting dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Indonesia.
“Banyak di antara mereka adalah anak Mitra Pengemudi yang setiap hari berjuang di jalan demi pendidikan anaknya. Kami bangga melihat mereka menyelesaikan salah satu tahap penting dalam perjalanan tersebut,” ujar Neneng dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Baca juga : Dua Tahun Asta Cita, PTKI dan UIN Melompat ke Panggung Dunia
Menurut dia, kelulusan bukanlah akhir perjalanan. Para penerima beasiswa kini perlu memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman selama kuliah untuk memulai karier profesional.
Karena itu, Grab menghadirkan Career Ready Training yang mencakup penyusunan dan peninjauan curriculum vitae (CV), pengembangan personal branding, simulasi wawancara dalam bahasa Indonesia dan Inggris, hingga konsultasi karier secara individual.
Program ini diharapkan membantu para lulusan mengenali potensi diri sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi proses rekrutmen di dunia kerja.
Sejak 2022 hingga 2025, GrabScholar telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat di Indonesia dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp25,8 miliar.
Indonesia juga menyumbang hampir 70 persen dari keseluruhan dampak program GrabScholar di Asia Tenggara.
Founder sekaligus CEO BenihBaik.com Andy F. Noya mengapresiasi keberhasilan para penerima beasiswa menyelesaikan pendidikan mereka.
“Bagi kami, momen ini menunjukkan bahwa dukungan yang tepat dapat membawa perubahan nyata dalam perjalanan hidup seseorang,” kata Andy.
Baca juga : Komisi X Usul Hapus Sistem Desil Tentukan Biaya Kuliah
Salah satu lulusan angkatan pertama GrabScholar adalah Dyandra Nadine Zahira, putri seorang Mitra Pengemudi GrabCar yang menyelesaikan studi Sistem Informasi di Universitas Indonesia.
Selama kuliah, Nadine aktif mengikuti kegiatan kampus dan menjalani magang selama tiga bulan di Grab pada divisi Strategy & Planning, Project Management/Operations.
Pengalaman tersebut memperkenalkannya pada lingkungan kerja sekaligus menambah bekal untuk mengembangkan karier. Nadine tertarik menekuni bidang product management, system analysis, data analytics, dan customer relationship specialist.
Ia mengaku, beasiswa GrabScholar membantunya menempuh pendidikan tinggi tanpa menambah beban keuangan orang tua.
Dukungan tersebut juga memotivasinya untuk mempertahankan beasiswa dan menyelesaikan kuliah tepat waktu.
“GrabScholar memberikan ruang bagi aku untuk lebih fokus pada pendidikan. Di sisi lain, aku juga termotivasi untuk mempertahankan beasiswa ini sampai akhir dan lulus tepat waktu,” ujar Nadine.
Ia juga berkesempatan mengikuti Grab Indonesia Internship Program (GIP), yang menurutnya menjadi pengalaman berharga untuk mengenal dunia profesional.
Baca juga : PLN EPI Beri Beasiswa Penuh kepada 10 Mahasiswa dari Indonesia Timur
Selain biaya kuliah, penerima beasiswa GrabScholar jenjang S1 memperoleh bantuan biaya akomodasi dan laptop untuk menunjang kegiatan belajar.
Selama perkuliahan, para penerima manfaat juga mengembangkan diri melalui organisasi, kompetisi, proyek, dan pengalaman magang di berbagai sektor.
GrabScholar merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan GrabForGood yang berfokus pada penciptaan dampak sosial jangka panjang.
Melalui program ini, Grab berupaya memperluas kesempatan pendidikan sekaligus membantu generasi muda mempersiapkan masa depan.
Keberhasilan 11 lulusan angkatan pertama diharapkan menjadi awal perjalanan mereka dalam membangun karier dan berkontribusi bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak generasi muda Indonesia untuk meraih pendidikan tinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.