RM.id Rakyat Merdeka - Posisi Menpora yang ditinggal Zainudin Amali masih kosong sampai saat ini. Belum ada tanda-tanda Presiden Jokowi melakukan reshuffle. Ditanya, kapan akan melakukan reshuffle, Jokowi bilang segera sambil tersenyum.
Kemarin, Jokowi terbang ke Sulawesi Selatan. Jokowi dan rombongan tiba di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, sekitar pukul 10.50 WITA dengan menggunakan pesawat kepresidenan. Jokowi hadir bersama Ibu Negara Iriana Jokowi.
Tujuan utama Jokowi meninjau Pasar Tramo di Maros. Jokowi blusukan mengecek harga bahan pokok. Setelah itu, Jokowi lanjut menuju Depo Kereta Api Maros untuk meresmikan jalur kereta api lintas Makassar-Parepare Antar Maros-Barru.
Usai mencoba jalur kereta baru itu, Jokowi memberikan keterangan pers. Awak media pun bertanya soal jalur kereta baru itu. Namun, sebelum menutup keterangan pers, Jokowi ditanya soal reshuffle karena kursi Menpora yang masih kosong.
Baca juga : Relawan Sedulur Saklawase Berbagi Takjil Di Kota Salatiga
"Segera," jawab Jokowi. Saat ditanya lagi waktunya, Jokowi kembali jawab singkat. “Segera,” ujarnya sambil tersenyum.
Sekedar informasi, sejak ditinggal Amali yang mundur karena ingin fokus sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kursi Menpora dijabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy sebagai pelaksana tugasnya.
Kursi Menpora sendiri menjadi jatahnya Golkar. Partai Beringin itu telah menyetorkan beberapa nama calon pengganti Amali. Keseluruhan calonnya anak muda. Sesuai kemauan Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi mengaku, sudah menerima nama calon-calon Menpora yang disetor oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Namun, sampai saat ini belum diputuskan. Jokowi lantas mengungkapkan kriteria Menpora yang akan dipilihnya. Dia memberikan jawaban singkat dan jelas. "Muda," tegas dia.
Baca juga : Ganjar Setuju Arahan Jokowi, Buka Puasa Sederhana Saja
Apa tanggapan partai politik koalisi soal rencana reshuffle ini? Partai Golkar mendukung apapun keputusan Jokowi apabila berdampak positif bagi kinerja Pemerintah. "Ya, itu adalah hak prerogatif beliau, kami pada prinsipnya siap mendukung keputusan beliau," aku Ketua DPP Golkar, Dave Laksono saat dihubungi, kemarin.
Sementara, PAN enggan mempersoalkan jika Jokowi segera melakukan reshuffle. Intinya, menteri yang nantinya terpilih mampu menerjemahkan kemauan Presiden. "Kami mendukung segala langkah Pak Presiden dalam rangka meningkatkan kinerja Pemerintahan," cetus Juru Bicara PAN, Valeryan Bramasta.
Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi meramal, Jokowi akan melakukan reshuffle sehabis Lebaran. "Atas dasar kemanusiaan bisa jadi," duga Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, kemarin.
Dia bilang, makna "segera" yang disampaikan Jokowi itu, sebentar lagi. Awiek menganggap setelah Lebaran itu tidak lama. Untuk itu, dia berharap, semua pihak bersabar. "Tapi tergantung presiden. Kita tunggu saja tanggal mainnya," ucapnya.
Baca juga : Survei Indo Barometer: Yang Puas Sama Jokowi, Milihnya Ganjar
Sedangkan, PDIP enggan ikut campur soal reshuffle. "Biar itu diselesaikan oleh Presiden. Kita menunggu kepastian formasi baru," beber Politisi Senior, PDIP Hendrawan Supratikno.
Apa tanggapan pengamat? Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, reshuffle belum akan terlaksana. Alasannya, dilihat dari kebiasaan Jokowi yang jarang berkomentar jika memang ingin merombak pembantunya.
"Meskipun situasi saat ini ada momentum untuk lakukan itu, misalnya ada kekosongan Menpora secara definitif," tukas Dedi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.