BREAKING NEWS
 

Jelang Pengumuman The Fed, Rupiah Melorot Ke Rp 16.302

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 31 Juli 2024 09:52 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,02 persen ke level Rp 16.302 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.300 per dolar AS.

Pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,25 persen, peso Filipina menguat 0,19 persen, baht Thailand menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia naik 0,24 persen, dolar Singapura melesat 0,07 persen, yen Jepang melonjak 0,29 persen, dolar Hong Kong naik 0,03 persen, dan yuan China naik 0,27 persen.

Adsense

Baca juga : Rupiah Amblas Ke Posisi Rp 16.310

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,13 persen ke level 104,18. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,11 persen ke level Rp 17.639, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,07 persen ke level Rp 20.930, dan terhadap dolar Australia menguat 0,69 persen ke level Rp 10.580.

Analis Pasar Uang dan Komoditas, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS menjelang pengumuman kebijakan moneter bank sentral AS, The Fed. 

Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.286

“Kebijakan suku bunga The Fed akan dipengaruhi data lowongan pekerjaan dan tingkat kepercayaan konsumen AS yang menunjukkan hasil lebih baik dari ekspektasi. Membaiknya data AS ini sedikit banyak bisa mengurangi peluang pemangkasan suku bunga acuan AS tahun ini," jelasnya, Rabu (31/7/2024).

Ia memproyeksikan, nilai rupiah bergerak di tentang Rp 16.250-Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense