Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,09 persen ke level Rp 16.286 dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (26/7) di level Rp 16.301 per dolar AS.
Pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,13 persen, ringgit Malaysia naik 0,33 persen, baht Thailand melesat 0,14 persen, yen Jepang naik 0,21 persen dan dolar Singapura melesat 0,07 persen.
Baca juga : Loyo Lagi, Rupiah Dibuka Di Posisi Rp 16.288
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,13 persen ke level 103,92. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,07 persen ke level Rp 17.690, terhadap poundsterling Inggris minus 0,12 persen ke level Rp 20.975, dan terhadap dolar Australia melemah 0,13 persen.
Analis Mata Uang dan Komoditas DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah menguat terbatas terhadap dolar AS hari ini. Saat ini, investor cenderung wait and see menantikan data-data ekonomi penting AS.
Baca juga : Melemah Lagi, Rupiah Dibuka Di Posisi Rp 16.245
"Dolar AS sendiri sedikit melemah setelah data inflasi PCE (Indeks Harga Belanja Personal) yang walau kurang lebih sesuai dengan perkiraan namun menunjukkan tekanan inflasi di AS yang mulai mereda," jelasnya, Senin (29/7/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di level Rp 16.250 hingga Rp 16.350 sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya