RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah butuh mesin pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini seiring dengan tantangan perkembangan teknologi di masa depan melalui digitalisasi.
Apalagi, ekonomi digital Indonesia saat ini mencapai 80 miliar dolar AS atau Rp 1.296 triliun dan diperkirakan terus meningkat.
Mengingat potensi tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Pemerintah berupaya mendorong penciptaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri di masa mendatang. SDM dalam ekonomi digital ini memiliki peran sangat krusial.
Baca juga : Pasar Pramuka Bakal Jadi Modern, Bersih Dan Teratur
Untuk itu, Airlangga berharap, mahasiswa Indonesia bisa diberi kesempatan untuk mengasah ilmu di luar negeri, seperti di Tsinghua University, China.
Apalagi, kata Airlangga, tantangan geopolitik dan perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) saat ini terus berkembang pesat.
“Terutama dalam kondisi geopolitik dan tantangan AIdan AIgeneratif saat ini,” kata Airlangga saat menghadiri breakfast meeting bersama Chairperson Of Tsinghua University People’s Republic of China Prof. Qiu Yong, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Baca juga : Tim Ayam Jantan Waspadai The Pharaohs
Airlangga juga menuturkan, saat ini terdapat kebutuhan komoditas digital seperti semikonduktor.
Dalam rangka mencukupi kebutuhan tersebut, perlu adanya SDM yang kompeten untuk melakukan desain microchip.
Adapun Indonesia menjadi basis untuk kendaraan listrik, sel bahan bakar dan baterai. Ke depan akan didorong untuk optimalisasi potensi semikonduktor.
Baca juga : Zohri Meminta Maaf Kepada Masyarakat
Untuk itu, ketersediaan SDM dan pusat pertukaran untuk pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pada bidang tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.