BREAKING NEWS
 

PHE Jambi Merang Manfaatkan Limbah Domestik Cair Jadi Sumber Cadangan Air Di Lahan Pertanian

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Minggu, 8 September 2024 07:14 WIB
Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang memanfaatkan limbah domestik cair rumah tangga untuk pemenuhan kebutuhan air pada lahan pertanian. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang memanfaatkan limbah domestik cair rumah tangga untuk pemenuhan kebutuhan air pada lahan pertanian. Khususnya, di desa Mendis, kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Asistant Manager Facility Operation PHE Jambi Merang (JM) Syahrul Arafat mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dan bekerja sama dengan kelompok masyarakat di desa Mendis, dengan membentuk lahan pertanian.

Dukungan ini diharapkan, bisa menjadi jawaban atas permasalahan akses sarana dan prasarana, serta mendukung program ketahanan pangan desa. Sekaligus, bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) yang sudah berlangsung sejak tahun 2021.

"Adanya pengolahan hasil pertanian menjadi produk makanan oleh kelompok wanita tani, secara bertahap mendorong terbukanya usaha ekonomi kreatif dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Syahrul dalam acara media visit program CSR PHE Jambi Merang, di Desa Mendis, Sumatera Selatan, Sabtu (7/9/2024).

Hal ini juga tertuang dalam Strategi Inovasi Program tahun 2023-2024, di mana pihaknya bersama masyarakat sepakat untuk membentuk pertanian terintegrasi, dengan menggabungkan berbagai kegiatan yang ada dalam satu lokasi.

Baca juga : Kembangkan Mobil Etanol, Jurus Toyota Tekan Emisi Dan Sejahterakan Petani

Menurut Syahrul, konsep ini didasarkan pada pemahaman bahwa sistem pertanian yang terintegrasi dapat memberikan manfaat sinergis dan saling mendukung antara berbagai komponen pertanian.

"Makanya, di area ini, ada lahan untuk menanam sayuran, ada peternakan kambing dan ada sistem pemanfaatan limbah," katanya.

Syahrul menjelaskan, pemanfaatan limbah domestik cair tersebut diolah melalui alat bernama Simbah Dorita (Sistem Pengolah Limbah Domestik Media Pall Ring dan Tankos).

Adsense

Dengan begitu, maka lahan pertanian dan area tanaman pangan bisa memiliki cadangan air yang cukup. "Jadi, tidak mengganggu cadangan air tanah yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat," kata Syahrul.

Ia meyakini, program ini mampu memberikan akses baru atau memberikan kemudahan masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pangan harian.

Baca juga : Telkomsel Tingkatkan Konektivitas Jaringan Hyper 5G Di Bidang Kesehatan

Meskipun, hasil pertanian tersebut belum mampu menyiapkan kebutuhan dalam skala besar.

"Setidaknya, bisa menjadi pemicu bagi masyarakat Desa Mendis yang belum memiliki sarana pasar, untuk memanfaatkan lahan-lahan produktif sebagai lahan pertanian tanaman pangan," ucapnya.

Hal ini, kata Syahrul, juga akan berdampak kepada pola hidup yang sebelumnya konsumtif menjadi produktif, sehingga mampu mendorong Desa Mendis untuk menuju kemandirian pangan.

Ia menambahkan, untuk kegiatan peternakan kambing dikelola Kelompok Tanggap Api Desa Mendis atau Ketan Adem, yang juga sejalan dengan program ketahanan pangan Desa Mendis.

Lalu, kegiatan perikanan yang dilakukan di bantaran sungai Lalan, dengan konsep keramba apung dan dikelola kelompok Arto Makmur.

Baca juga : PT Sarbi Moerhani Lestari Tanam 183.771 Pohon Di Lahan Kompensasi Pertamina EP Cepu

"Konsep keramba apung dipilih sebagai solusi agar terhindar dari adanya kekeringan air. Di sini, ada dua jenis ikan konsumsi harian yakni lele dan nila," katanya.

Syahrul berharap, program-program CSR yang telah berjalan ini nantinya akan lebih berkembang sesuai tujuan yang diharapkan.

"Program-program ini bertujuan untuk menuju kemandirian pangan desa," pungkas Syahrul. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense