RM.id Rakyat Merdeka - Keberhasilan pengobatan seorang pasien kanker bukan semata hanya ditentukan oleh aspek medis. Aspek non-medis tanpa kita sadari memberikan kontribusi yang cukup besar pada keberhasilan pengobatan.
Antara lain adalah pemahaman pasien atas informasi medis dan alur pengobatan yang diberikan, ketersediaan support system disekitar pasien seperti keluarga atau relasi untuk menemani pasien berobat, ketersediaan transportasi dan rumah singgah bila diperlukan, maupun dukungan psikososial.
Keberadaan Patient Navigator sebagai teman bagi pasien kanker selama mereka manjalani pengobatan, menjadi hal yang sangat penting mengingat peran mereka dalam meringankan beban aspek non-medis pasien. Sehingga meningkatkan kepatuhan berobat dan pada akhirnya akan meningkatkan keberhasilan terapi.
Para patient navigator yang umumnya adalah survivor kanker ini memiliki pengalaman sebagai pasien kanker. Mereka sudah pernah menjalani rangkaian pengobatan kanker yang panjang, dan mereka memahami apa yang dibutuhkan dan dirasakan oleh pasien kanker.
Baca juga : PUPR Targetkan 104 Km Jalan Nasional Baru Terbangun Tahun 2025
Berangkat dari kepedulian dan harapan, para survivor kanker ini ‘turun tangan’ dalam sukacita sebagai relawan yang membantu pasien kanker lainnya pada program Patient Navigator.
Prof. DR. Dr. Soehartati Gondhowiardjo, staf medis senior onkologi radiasi RSCM-FKUI dan Koordinator Pelayanan Kanker Terpadu RSCM menyatakan, Patient Navigator adalah mereka yang bekerja sama dengan para pasien untuk menyelesaikan masalah-masalahnya dan memahami sistem medis.
"Peran navigator pasien dalam memberikan dukungan yang komprehensif amat penting, termasuk aspek psikososial yang sering menjadi tantangan bagi pasien kanker," kata Dr. Soehartati.
Sejak diresmikan 16 September 2022, Patient Navigator (PN) di Instalasi Pelayanan Terpadu Onkologi Radiasi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo telah melayani sekitar 2.700 pasien.
Baca juga : Ini Daftar Penghargaan Piala Presiden 2024
Dikatakan, menurunkan tingginya angka pasien tunda radiasi di RSCM adalah salah satu keberhasilan Patient Navigator dalam membantu meningkatkan keberhasilan terapi pasien.
Sebagai seorang Patient Navigator, lanjutnya, perlu dilengkapi dengan pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya dalam berhadapan dengan pasien dan rekan tenaga kesehatan.
Perlu juga ilmu dan pengetahuan dan kecakapan dalam berkomunikasi, maupun dapat memahami kode-kode kegawatan yang ada di Rumah Sakit sebelum terjun ke lapangan. Sebagaimana layaknya seorang yang bekerja di lingkungan RS.
RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo menyelenggarakan Pelatihan Program Patient Navigator (PN) yang bekerja sama dengan American Cancer Society: Building Expertise, Advocacy, and Capacity for Oncology Navigation (ACS BEACON), diikuti oleh 50 peserta Survivor Kanker dari Cancer Information & Support Center (CISC) untuk selanjutnya bertugas sebagai relawan atau pekerja sosial Patient Navigator di beberapa rumah sakit.
Baca juga : Sabet 3 Penghargaan, Prestasi BRI Insurance Meroket
Inisiatif ACS BEACON berfokus pada pengembangan keahlian dalam navigasi kanker, mengadvokasi pasien untuk mencapai perawatan yang lebih baik, dan meningkatkan kapasitas dalam sistem perawatan kesehatan.
Upaya ini sangat penting untuk memastikan pasien menerima perawatan yang tepat waktu dan terkoordinasi, yang menjadi kunci dalam mencapai hasil kesehatan yang optimal.
Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan selama 2 bulan, mulai 12 Juli sampai dengan 13 September 2024. Terdapat setidaknya 16 modul dari ACS dan muatan lokal, seperti dasar-dasar kanker, pendekatan tatalaksana terapi kanker dari segi bedah, sistemik, maupun radiasi, dan terapi pendukung seperti gizi, rehabilitasi medik, paliatif, kemampuan berkomunikasi dan juga Basic Life Support, emergency drill, dan back to work bagi pasien kanker.
Pelatihan ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan kanker di Indonesia. Penggabungan keahlian global dari inisiatif ACS BEACON dengan pelatihan lokal yang relevan memastikan bahwa navigator pasien siap menghadapi tantangan spesifik yang dihadapi oleh pasien kanker di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.