BREAKING NEWS
 

Melalui Program CSR Kuas Jirak Kabupaten Tabalong

Pertamina EP Tanjung Field Berdayakan Perempuan dan Ekonomi

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 27 September 2024 15:51 WIB
Ketua Kelompok Barokah, Sri Hartini. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]

 Sebelumnya 
Zero Waste Production

Pada 2024, fokus program adalah membentuk kelompok baru serta diversifikasi produk dan mendukung ekonomi sirkular dalam memproduksi abon, albumin, dan produk turunan lainnya. Program ini bekerja sama dengan kelompok nelayan melalui inisiatif "Saraba Iwak", bersinergi dengan Kelompok Barokah.

Mereka mengadakan pelatihan bagi anggota mengenai administrasi, penjualan online, dan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan lingkungan melalui penggunaan teknologi spinner hemat energi. Hal ini diharapkan mendukung target Zero Waste Production dalam pengolahan produk-produk Kuas Jirak.

Baca juga : Gelar Coastal Clean Up, Pertamina Trans Kontinental Berhasil Kumpulkan 28 Ton Sampah

Kurangi Limbah Jelantah, Bikin Sabun, Hemat Energi Listrik

Sementara Head of Communication Relations & CID Zona 9, Elis Fauziyah, menjelaskan, program ini berhasil mengurangi limbah minyak jelantah hingga 500 ml per bulan, yang diolah menjadi sabun dan menghemat energi listrik sebesar 445,95 kWh per tahun.

Head of Communication, Relations & CID Zona 9 Regional 3 Kalimantan, Elis Fauziyah. [Foto: agresifnews.co]

”Program ini juga memberdayakan 25 perempuan dalam pengolahan ikan, memberikan keterampilan tambahan, dan memberikan kontribusi terhadap penetapan Desa Jirak sebagai Kampung Haruan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong pada 2022,” ujar Elis.

Baca juga : Lewat Program Hilirisasi, Mind ID Dukung Industri Pertambangan Beri Kontribusi Perekonomian

Sedangkan Ketua Kelompok Barokah, Sri Hartini mengungkapkan, PEP Tanjung Field telah memberikan pelatihan berharga bagi kelompoknya.

Berbagai produk olahan ikan ibu-ibu Kelompok Usaha Acil Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalsel. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]

"Kami mendapatkan pelatihan intensif dalam pengolahan abon hingga pemasaran produk. Tahun ini juga dibentuk kelompok baru, Sukma Saji, yang fokus pada produk camilan, seperti pangsit ikan dan kerupuk tulang ikan," paparnya.

Terkait hal ini, Kepala Desa Jirak, Pansyah, mengapresiasi keberhasilan PEP Tanjung Field dalam memberdayakan masyarakat Desa Jirak. Ia berharap, program ini terus berkembang dengan terbentuknya kelompok-kelompok baru yang menghasilkan produk inovatif lainnya.

Pansyah, Kepala Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalsel. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]

Baca juga : Jokowi: Program Makan Bergizi Gratis Berdayakan UMKM Dan Ekonomi Masyarakat

PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field yang berada di bawah Subholding Upstream Regional 3, yang dinakhodai PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), menjalankan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui kerja sama dengan SKK Migas, PEP Tanjung Field bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur dan Tanggap Bencana guna mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense