BREAKING NEWS
 

Bos BI Tekankan ISEF Adalah Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Indonesia

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 30 Oktober 2024 15:00 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (keenam kiri) dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (tengah) di acara pembukaan ISEF 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (30/10/2024). (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) kembali menyelenggarakan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang ke-11 di Jakarta.

Penyelenggaraan kali ini, ISEF resmi dibuka Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto. ISEF ke-11, mengangkat tema ‘Synergy of Sharia Economy and Finance in Strengthening Resilience and Sustainable Economic Growth.

Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan, tema tersebut mencerminkan betapa kuat sinergi bersama mewujudkan ekonomi syariah sebagai model bisnis baru arus baru untuk ekonomi yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain global.

“Tahun ini tahun ke-11, ISEF telah menjadikan ekonomi keuangan Indonesia yang terbesar secara terintegrasi menjadi kebanggaan, semakin mendekatkan Indonesia mencapai visi sebagai salah satu pemain halal terkemuka di dunia,” ucapnya dalam sambutan di acara pembukaan ISEF 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (30/10/2024).

Baca juga : ASPAN Tingkatkan Standar Keselamatan Kebakaran di Indonesia

Perry mengatakan, beberapa capaian strategis milestone, semakin terbentuknya ekonomi keuangan syariah terintergasi dari hulu ke hilir antar unit secara vertikal, penguatan kelembagaan, dan dukungan regulasi dan pengembangan ekonomi keuangan syariah secara nasional dan daerah. Serta memberikan penguatan leadership Indonesia di berbagai kegiatan internasional.

Melalui sinergi semua pihak selama 11 tahun, katanya, ISEF semakin memperkuat komitmen bersama untuk memajukan ekonomi keuangan syariah di Indonesia.

Pertama, penguatan ekosistem produk halal, melalui akselerasi ekosistem halal end to end berbasis IoT, perluasan dan akselerasi aktivitas business holding pesantren, perluasan negara tujuan dan ekspor, penguatan branding modest fashion Indonesia ke global dan juga akselerasi sertifikasi halal sebagiamana amanat Undang-Undang (UU).

Kedua, penguatan keuangan syariah peningkatan pemanfatakan keuangan komersial syariah, keuanga sosial Ziswaf, untuk membangun kesejahteraan rakyat.

Baca juga : 25 Tahun Perjalanan, Human Initiative Perkuat Kolaborasi Dan Ekosistem Kemanusiaan

Ketiga, penguatan inklusi keuangan, penerapan halal lifestyle.

“Penyelenggaraan ISEF semakin menempatkan leadership Indonesia di global. Indonesia menjadi contoh bagaimana kuatnya sinegri berjamaah mengembangkan ekonomi keuangan syariah. Bahkan BI meraih Best Center Bank Of The Year pada Global Islamic Finance dalam tiga kalinya berturut-turut di tahun 2024," ujar Perry.

Tak hanya itu, Perry juga menjanjikan, penyelenggaraan ISEF setiap tahun selalu ada kebaruan. Tahun ini, ada tiga kebaruan yang dilakukan BI.

Pertama, kolaborasi event ISEF dengan kegiatan skala nasional dan internasional. Beberapa tahun ISEF berhasil menyelenggarakan modest fashion.

Adsense

Baca juga : LAN Bareng J Clair Sharing Penanganan Stunting Di Jepang dan Indonesia

“Tak hanya itu, kompetisi para chef untuk makanan halal, ini menjadi kompetisi pertama chef halal dunia,” ungkapnya.

Kedua, bagaimana meningkatkan kolaborasi ISEF berskala nasional dan internasional.

“Berbagai tampilan di ruangan begitu banyak kolaborasi. Ini diwujudkan di iSEF. Semoga ISEF, Insya Allah mendekati Masjid Nabawi-nya untuk ekonomi keuangan syariah di Indonesia. Alhamdulillah, Insya Allah,” ujar Perry.

Ketiga, bagaimana penguatan leadership Indonesia di Internasional. Antara lain, melalui penyelenggaan government bond of Islamice International Liquiditiy Management dan kolaborasi internasional, maupun World Zakat dan World Wakaf Forum.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense