BREAKING NEWS
 

Jamin Keamanan Dan Inovasi Terbaru, Byond By BSI Bakal Diluncurkan 9 November

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 4 November 2024 16:17 WIB
Byond by BSI Pre-Grand Launching Press Conference, Senin (4/11/2024). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) segera meluncurkan Super App-nya yang bertajuk Byond by BSI pada 9 November 2024 mendatang. BSI pun memastikan kehadiran Byond tersebut menjadi yang terbesar di perbankan syariah.

Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih menyampaikan, seiring dengan kinerja BSI yang terus tumbuh berkelanjutan tak terlepas dari strategi transformasi yang konsisten dan berkesinambungan.

Khususnya digitalisasi layanan perbankan syariah yang terus diperkuat.

BSI kata Saut, merespon pertumbuhan transaksi digital yang signifikan, dan menjawab kebutuhan nasabah BSI yang menginginkan kemudahan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan layanan digital perbankan, dengan terus berinovasi menghadirkan SuperApp Byond by BSI.

“Sejak 26 Oktober 2024 hingga Senin (4/11/2024), sudah ada 100 ribu yang sudah men-download. Termasuk pembukaan rekening baru dan yang migrasi. Kami targetkan transaksi maupun volumenya di atas BSI Mobile,” kata Saut dalam Byond by BSI Pre-Grand Launching Press Conference, Senin (4/11/2024).

Tercatat per September 2024, transaksi melalui e-channel mencapai 97,94 persen dari total transaksi, dengan jumlah mencapai 607 juta transaksi yang membukukan volume Rp 709 triliun.

Baca juga : Gaet Jamkrida DKI Dan Jamkrida Jabar, BSI Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

Pada aplikasi layanan perbankan BSI sebelumnya, yaitu BSI Mobile yang penggunanya sudah mencapai 7,57 juta tumbuh 28,34 persen pada kuartal III-2024, mampu hadir sebagai sahabat sosial, spiritual, finansial.

Aplikasi ini dilengkapi dengan layanan QRIS (Quick Response Indonesian Standard), fitur Islami.

Seperti jadwal salat, Ziswaf (Zakat Infak Sedekah Wakaf), pembiayaan online, gadai dan cicil emas online, pembayaran e-commerce, hingga top up e-wallet.

Aplikasi terbaru ini sudah mulai banyak digunakan oleh nasabah karena dirancang sebagai mobile banking komprehensif bertampilan modern, tingkat keamanan yang sangat baik, serta kecepatan transaksi yang lebih tinggi.

Menurutnya, SuperApp besutan bank syariah terbesar di Indonesia ini mengusung konsep yang sangat filosofis. Tak hanya sekadar bisnis, namun juga menjadi sahabat sosial dan spiritual nasabah.

Adsense

“Kami selalu yakin bahwa bisnis itu harus dilakukan tidak hanya untuk meraih profit, tapi juga perlu dilandasi oleh keinginan luhur untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagai bagian dari ibadah,” ujar Saut.

Baca juga : Demi Ketahanan Energi, Eksplorasi Perlu Dipacu

Lebih lanjut Saut mengatakan, Byond by BSI kami lahirkan dengan konsep Beyond Banking sesuai dengan value proposition BSI menjadi sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual yang terintegrasi bagi nasabah.

“Kami ingin buktikan bahwa ketiga aspek tersebut, bisa maksimalkan sekaligus tanpa ada yang tertinggal," ujar Saut.

Selanjutnya, terkait migrasi dari aplikasi sebelumnya BSI Mobile ke Byond, Saut mengatakan tidak bisa terburu-buru. Paling tidak dibutuhkan waktu kurang lebih selama 1 tahun, agar migrasi terjadi maksimal.

“Kami tidak ingin terburu-buru. Kami upaya migrasi terjadi secara smooth. Kami juga memastikan keamanan dari aplikasi ini yang diutamankan, makanya jadi sangat hati-hati untuk melakukan konversi tadi,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, kehadiran Byond by BSI dikemas dalam program campaign bertema ‘Transformation Journey BSI: Byond Boundaries’.

Hal ini menegaskan komitmen berkelanjutan BSI untuk terus memperkuat transformasi digital, guna meningkatkan layanan perbankan syariah.

Baca juga : Pertamina Kembangkan Empat Terobosan Swasembada Energi

“Selain itu, untuk mendukung upaya pemerintah dalam memacu peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air,” ujar Wisnu.

Menurut Wisnu, transformasi digital ini seiring dengan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang menekankan visi digitalisasi sebagai pilar utama, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional.

Pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi digitalisasi termasuk di industri syariah dengan tujuan mendorong ekonomi digital, serta menciptakan ekosistem yang inklusif dan kompetitif di tingkat nasional dan global.

Wisnu menjelaskan, bahwa sejak berdiri pada 1 Februari 2021 lalu, BSI memperkuat penetrasi inklusi keuangan syariah melalui digitalisasi layanan perbankan yang efektif, efisien, dan dapat diadopsi oleh seluruh kalangan.

“Hal ini telah mendorong peralihan transaksi nasabah BSI ke layanan e-channel yang terus meningkat setiap tahun,” kata Wisnu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense