BREAKING NEWS
 

iPhone 16 Dilarang Beredar Di Indonesia

Kemenperin Tagih Janji Apple Bangun Pabrik

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Kamis, 7 November 2024 07:00 WIB
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Reza.

 Sebelumnya 
Tambahan investasi itu merupakan upaya Apple agar larangan penjualan iPhone 16 di Indonesia bisa dicabut.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan siap melakukan penindakan terhadap platform e-commerce jika menjual iPhone seri 16 dan Google Pixel. Pasal-nya, belum ada izin dari Pemerintah terkait penjualan telepon pintar tersebut.

Baca juga : Penumpang LRT Diproyeksi Naik 80.000 Orang Per Hari

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menyatakan, dengan dilarangnya penjualan iPhone 16 di Indonesia, secara langsung bakal menarik perusahaan raksasa Apple untuk membangun pabriknya di Tanah Air. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan demografi yang besar serta merupakan negara dengan potensi pasar yang menjanjikan bagi perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

“Asal Pemerintah konsisten, jangan nanti lewat jalur belakang,” kata Esther.

Baca juga : Manchester United Vs PAOK UEL, Duel Perpisahan Nistelrooy

Apabila Pemerintah konsisten menerapkan beleid ini sampai Apple membangun manufakturnya di Indonesia, maka hal tersebut bakal sian dampak positif berkelanjutan (multi plier effect) terhadap pemajuan industri dalam negeri.

Seperti menarik minat investor lain di sektor pendukung elektronik, sehingga bisa membuka lebih banyak lapangan kerja.

Baca juga : Waspadai Mega Dan Bukilic

Sebelumnya, Kemenperin menonaktifkan nomor seri International Mobile Equipment Identity (IMEI) bagi produk iPhone 16 yang terbukti diperjualbelikan dalam negeri. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 7 November 2024 dengan judul "iPhone 16 Dilarang Beredar Di Indonesia Kemenperin Tagih Janji Apple Bangun Pabrik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense