BREAKING NEWS
 

BI-BKPM Sinergi Permudah Investasi Di Sektor Keuangan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 13 November 2024 20:55 WIB
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti dan Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kerja sama dalam mempermudah perizinan sektor keuangan.

Kerja sama ini adalah kelanjutan dari Nota Kesepahaman yang sebelumnya ditandatangani oleh Gubernur BI dan Menteri Investasi/Kepala BKPM pada 28 Agustus 2024.

Baca juga : Bertemu Usindo, Presiden Prabowo Ajak Perusahaan AS Investasi Di Indonesia

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti menyatakan, kerja sama ini menunjukkan komitmen BI untuk terus mengembangkan dan berinovasi dalam penyediaan layanan kebanksentralan yang prima. “BI terus berupaya meningkatkan kredibilitas sekaligus menjaga standar kualitas layanan kebanksentralan guna mendukung visi BI sebagai bank sentral digital terdepan yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional,” ujar Destry dalam keterangan resmi, Rabu (13/11/2024).

Adsense

Pelaksanaan kerja sama ini diharapkan dapat mewujudkan layanan perizinan sektor keuangan yang Profesional, Akuntabel, Simpel, Transparan, dan Informatif (PASTI) untuk meningkatkan kemudahan berbisnis, kredibilitas industri keuangan, serta perlindungan konsumen. Destry menambahkan bahwa sinergi ini juga akan memperkuat digitalisasi layanan untuk memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan yang terus berkembang.

Baca juga : Persija Tembus 5 Besar, Rizky Ridho Makin Pede Berjuang

Beberapa inovasi yang telah dilakukan BI mencakup pembentukan Unit Layanan Single Window (ULSW) sebagai pusat koordinasi, penyediaan Galeri Aplikasi Layanan Bank Indonesia (ALBI) untuk interaksi langsung dengan pelaku usaha, dan digitalisasi prosedur operasional standar (SOP). Selain itu, BI juga membentuk gugus tugas guna memperkuat infrastruktur layanan kebanksentralan.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu menyoroti, pentingnya penguatan iklim investasi di Indonesia, dengan target investasi sebesar Rp 1.650 triliun pada 2024. Hingga September 2024, realisasi investasi telah mencapai 76,45 persen dari target. Todotua menyampaikan, kerja sama ini akan mendukung realisasi investasi serta menciptakan kemudahan bagi para investor melalui digitalisasi.

Baca juga : Apindo: UU Cipta Kerja Kerek Investasi Asing Dan Buka Lapangan Kerja

Kerja sama antara BI dan BKPM diharapkan mampu menciptakan lingkungan perizinan yang lebih ramah investor serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional melalui inovasi dan kolaborasi strategis.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense