RM.id Rakyat Merdeka - Aplikasi Cross Border E-Commerce di Indonesia, Master Bagasi berkomitmen menjadi jembatan agar kekayaan Nusantara dapat tersambungkan dengan pasar global.
Founder dan CEO Master Bagasi, Amir Hamzah menjelaskan, sejak didirikan pada tahun 2021, startup yang didirikannya tumbuh secara organik dengan menjangkau diaspora Indonesia.
Memasuki tahun 2024, Master Bagasi pun melangkah ke era baru dengan mendigitalisasi seluruh layanan dan bertransformasi ke platform berbasis aplikasi yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Strore.
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bukan Mustahil
"Dengan visi menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi (high income country) pada tahun 2045, kami percaya ekspor menjadi alat strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Hamzah dalam keterangannya, Kamis (21/11/2024).
Menurutnya, diaspora Indonesia maupun pelaku UMKM adalah aktor kunci yang perlu dieksplorasi lebih lanjut dan mendapatkan perhatian dari para pemangku kepentingan dalam memperluas jangkauan ekspor.
Sementara itu, Head Unit Business Master Bagasi Mart, Eka Elviana mengatakan, bahwa Master Bagasi berusaha membangun ekosistem digital yang melibatkan 12 juta diaspora Indonesia sebagai ambassador produk lokal.
Baca juga : Kembali Digelar, Bazaar UMKM BRILiaN Bantu Perluas Pasar Pelaku Usaha
Menurutnya, Master Bagasi juga mendukung peningkatan kualitas produk UMKM agar dapat bersaing di mata rantai pasok global.
Dengan jaringan yang telah terbangun dan akan terus menghubungkan setiap titik diaspora di seluruh dunia, Master Bagasi siap menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,
"Khususnya melalui produk lokal yang mendunia dengan dukungan teknologi dan inovasi berkelanjutan," ujar Eka.
Baca juga : Dukung UMKM Lokal, Tokopedia Tingkatkan Live Streaming Belanja Online
Selain terus memperluas jejaring dengan pasar diaspora dan pelaku UMKM lokal, Master Bagasi pun tengah membangun kolaborasi strategis dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), dan lembaga terkait lainnya, baik dari dalam maupun luar negeri.
Harapannya, kolaborasi bersama Master Bagasi tersebut akan meningkatkan hubungan diplomatik, membuka peluang investasi, dan memperkenalkan produk Indonesia ke pasar global.
"Langkah ini bukan sekadar mendukung ekonomi, tetapi juga memposisikan Indonesia lebih kuat di mata dunia," pungkas Eka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.