RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan aplikasi perbankan wondr by BNI memiliki kecanggihan mumpuni yang bisa memenuhi kebutuhan finansial dalam satu genggaman.
Aplikasi ini menawarkan fitur yang lebih lengkap dan unggul dibandingkan dengan pendahulunya, BNI Mobile, sehingga semakin memudahkan nasabah.
Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis, menyatakan bahwa kehadiran wondr by BNI mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan transaksi sekaligus mengarahkan investasi teknologi ke jalur yang tepat.
“Fungsi ATM semakin tergeser dengan semakin maraknya transaksi digital. Investasi ke perangkat lunak dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi merupakan langkah strategis yang lebih efisien secara operasional,” ujar Abdul Azis dalam keterangannya, Jumat (22/11/2024).
Baca juga : Lewat wondr by BNI, Mobile Banking Manjakan Nasabah
Menurut Azis dirancang dengan inovasi teknologi terkini dan standar global, wondr by BNI menjadi salah satu terobosan besar BNI dalam layanan digital banking.
"Aplikasi ini tidak hanya menyediakan kemudahan bertransaksi, tetapi juga menghadirkan fitur perencanaan keuangan komprehensif melalui tiga dimensi finansial: Insights, Transaksi, dan Growth," ujarnya.
Transformasi ini turut mendorong migrasi nasabah tradisional, yang sebelumnya mengandalkan kartu debit, ATM, dan mesin EDC, untuk beralih menggunakan wondr by BNI.
Peralihan ini memberikan dampak positif dengan meningkatnya transaksi digital dan menurunnya transaksi melalui mesin ATM dan EDC.
Baca juga : 3 Dimensi Keuangan wondr by BNI Dukung Digital Banking
Data BNI menunjukkan, pada kuartal III-2024, jumlah pengguna mobile banking meningkat sebesar 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total transaksi yang naik hingga 40,9 persen.
Sebaliknya, transaksi melalui ATM tercatat menurun sebesar 6,8 persen, sementara volume transaksi turun sebesar 9,4 persen.
Saat ini, masyarakat semakin memilih bertransaksi menggunakan QRIS melalui aplikasi perbankan mereka, termasuk wondr by BNI.
Transaksi digital melalui QRIS di wondr by BNI bahkan mengalami lonjakan sebesar 26,9 persen pada kuartal III-2024, mencerminkan pergeseran pola transaksi dari ATM dan EDC ke mobile banking.
Baca juga : Bangun Jembatan Gantung, BRI Dorong Ekonomi Masyarakat Desa dan Mobilitas Warga
Adopsi wondr by BNI untuk berbagai kebutuhan, seperti pembayaran, transfer dana, hingga investasi, tidak hanya mendukung peningkatan transaksi digital tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap fee based income.
Selain itu, hal ini berpotensi mengurangi biaya operasional pada e-channel, termasuk pengadaan mesin ATM dan EDC.
Dengan semakin banyak nasabah "yang beralih ke transaksi digital, BNI dapat mengurangi kebutuhan atas mesin ATM dan EDC, sehingga mendorong efisiensi biaya operasional," pungkas Azis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.