RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank BCA Syariah menggelar workshop literasi keuangan kepada puluhan insan pers di Hotel Horison Ultima Bhuvana, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/11/2024).
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan wartawan untuk menyampaikan edukasi mengenai perbankan syariah.
"Utamanya keunggulan dari produk dan layanan kepada khalayak luas," kata Presdir BCA Syariah, Syariah Yuli Melati.
Baca juga : Pasar Properti Meningkat, LPKR Perkenalkan Inovasi Produk Baru
Menurut Yuli, pihaknya menyadari pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah guna mendorong pangsa pasar dan pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah.
"Kami sangat mengapresiasi antusias seluruh rekan-rekan jurnalis di Indonesia yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan mengangkat topik ini kami berharap masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda semakin paham terkait produk dan layanan perbankan syariah," ujar Yuli.
Di kesempatan sama, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menegaskan literasi keuangan syariah sangat penting dalam pengembangan industri keuangan syariah.
Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, BRI Salurkan Beasiswa Bagi Anak TNI dan Polri
"Mengingat, prospek industri halal mengalami peningkatan besar, baik domestik maupun global. Mulai dari kebutuhan makanan dan minuman, kosmetik, pakaian hingga farmasi," ungkap Sutan.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi (SNLKI) tahun 2024 menunjukkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah yang masih rendah.
Artinya, pemahaman dan akses masyarakat terhadap produk perbankan syariah masih perlu ditingkatkan.
Baca juga : Amorim Mau Pulangkan Alvaro Carreras Ke Man United
Literasi syariah masyarakat Indonesia tercatat masih di angka 39,11 persen. Hal tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2016 sampai 2022 yang persentasenya masih di bawah 10 persen.
Sementara, inklusi keuangan syariah masih berada di kisaran 11-12 persen pada periode yang sama. Pada tahun 2023, inklusi keuangan sebesar 12,88 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.