BREAKING NEWS
 

Survei BI: Harga Properti Triwulan III Melambat, Penjualan Menurun

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 26 November 2024 10:25 WIB
Pembangunan perumahan. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan III-2024 mengalami perlambatan.

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) tercatat tumbuh sebesar 1,46 persen secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai 1,76 persen (yoy).

Adsense

Baca juga : Tri Adhianto-Abdul Harris Melejit Di Kalangan Milenial Dan Gen Z

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan, perlambatan ini sejalan dengan menurunnya aktivitas penjualan properti residensial di pasar primer pada periode yang sama.

“Penjualan properti residensial pada triwulan III-2024 menunjukkan kontraksi sebesar 7,14 persen (yoy), dengan penurunan yang terjadi pada seluruh tipe rumah, terutama rumah tipe kecil,” ungkap Ramdan.

Baca juga : 8,8 Juta Warga Terjangkit, Menkopolkam Sebut Judol Wabah Penyakit Menular

Dari sisi pembiayaan, survei menunjukkan bahwa pengembang properti masih mengandalkan dana internal sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan, dengan pangsa mencapai 74,31 persen. Di sisi lain, mayoritas konsumen menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk pembelian rumah primer, dengan pangsa sebesar 75,80 persen dari total pembiayaan.

Bank Indonesia terus memantau dinamika pasar properti residensial ini sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai faktor yang memengaruhi sektor properti untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” tutup Ramdan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense