Sebelumnya
“Ditinjau dari kepemilikan bank, bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit, yaitu sebesar 12,64 persen yoy,” ungkap Dian.
Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh sebesar 16,08 persen, sementara kredit UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) juga tetap tumbuh sebesar 4,76 persen.
Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat tumbuh sebesar 6,74 persen yoy menjadi Rp 8.751,16 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 6,72 persen, 7,43 persen, dan 6,18 persen yoy.
Baca juga : Senayan Minta Polri Perketat Pengawasan
Likuiditas industri perbankan pun pada Oktober 2024 tetap memadai, dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 113,64 persen dan 25,58 persen.
“Ini masih di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen,” sebutnya.
Selanjutnya dari sisi Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 222,70 persen dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) di level 129,50 persen, mengindikasikan ketahanan likuditas jangka pendek dan pendanaan jangka panjang industri perbankan ke depan yang solid.
Baca juga : Duh Banyak Siswa Miskin Batal Terima KJP Dan KJMU
“Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL (Non Performing Loan) gross sebesar 2,20 persen dan NPL net sebesar 0,77 persen,” kata Dian.
Loan at Risk (LaR) perbankan juga menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar 9,94 persen. Rasio LaR tersebut mendekati level sebelum pandemi yaitu sebesar 9,93 persen pada Desember 2019.
Secara umum, tingkat profitabilitas bank (Return of Asset/ROA) sebesar 2,73 persen menunjukkan kinerja industri perbankan tetap resilien dan stabil.
Baca juga : Manchester City VS Man.United, Adu Gengsi Dua Mekanik
Ketahanan perbankan juga tetap kuat tercermin dari permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang berada di level tinggi dan meningkat, yaitu sebesar 27,07 persen.
“Ini menjadi bantalan mitigasi risiko yang kuat di tengah kondisi ketidakpastian global,” tegasnya. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 15 Desember 2024 dengan judul "Risiko Geopolitik Global Terus Meningkat, OJK Pede Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.