Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Masih Picu Pro-Kontra, Ide Kepala Daerah Dipilih DPRD
Deddy Sitorus: Tak Ada Sistem Yang Sempurna
Sabtu, 14 Desember 2024 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wacana yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto agar gubernur, bupati dan wali kota kembali dipilih DPRD, menuai perdebatan.
Menurut Prabowo, pemilihan kepala daerah melalui DPRD, lebih efisien. Tidak menelan banyak biaya, seperti yang terjadi saat ini. "Negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD. Ya sudah, DPRD itulah yang memilih gubernur, bupati," kata Prabowo dalam puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024).
Baca juga : Saleh Partaonan Daulay: Sudah Dibahas Di Internal PAN
Pemilihan kepala daerah melalui DPRD itu, kata Prabowo, turut menekan anggaran yang harus dikeluarkan negara untuk menggelar Pilkada. Kemudian, lanjutnya, anggaran untuk Pilkada itu, bisa digunakan untuk hal lain yang lebih penting bagi masyarakat.
"Efisien, tidak keluar duit kayak kita kaya. Uang yang bisa beri makan anak-anak kita. Uang yang bisa perbaiki sekolah, perbaiki irigasi," ucap Prabowo.
Baca juga : Kebocoran Anggaran Ada Di Semua Lapisan
Dia juga menyinggung mahalnya biaya politik yang harus dikeluarkan kontestan untuk mengikuti Pilkada. Karena itu, Prabowo menyatakan, harus ada perbaikan sistem bersama-sama. "Berapa puluh triliun habis dalam satu-dua hari, dari negara maupun dari tokoh-tokoh politik masing-masing," tandas Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Ketua DPP PAN yang juga Anggota DPR Saleh Partaonan Daulay menyambut baik usulan Prabowo tersebut. Dia mengatakan, PAN juga tidak mau ongkos politik sangat tinggi dalam sistem saat ini. "Tidak sehat dalam menjaga kualitas demokrasi," ujar Saleh, Jumat (13/12/2024).
Baca juga : PKB Dorong PMI Bebas Kepentingan Politik Praktis
Berbeda, Ketua DPP PDIP yang juga Anggota Komisi II DPR, Deddy Sitorus menyatakan, wacana tersebut harus dikaji lebih dalam. Meskipun, kata dia, di atas kertas usulan Prabowo ini bisa menang di parlemen.
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara dengan Deddy Sitorus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya