BREAKING NEWS
 

Dukung Konektivitas 12 Ribu Warga, 10 Anggota Holding BUMN Danareksa Revitalisasi Jembatan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 17 Desember 2024 08:24 WIB
Danareksa bersama 10 perusahaan anggota holding merevitalisasi di Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis dan Desa Medanglayang, Panumbangan Ciamis, di Tasikmalaya, Jawa Barat. (Foto: Dok. Danareksa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Danareksa (Persero) atau yang dikenal dengan Holding BUMN Danareksa bersama 10 perusahaan anggota holding merevitalisasi jembatan yang menyambungkan Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis dan Desa Medanglayang, Panumbangan Ciamis, di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Revitalisasi jembatan ini diharapkan dapat memudahkan aksesibilitas, membantu mobilitas, serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

EVP Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa Agus Widjaja mengatakan, Revitalisasi jembatan Karsa Mekar merupakan komitmen nyata Holding BUMN Danareksa untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Usung Kuliner Nusantara, Raffi Ahmad Buka Restoran Le Nusa Di Jakarta

"Bersama 10 perusahaan anggota holding, revitalisasi jembatan ini diharapkan dapat mendorong nilai sosial berkelanjutan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi warga sekitar," ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (17/12/2024).

Jembatan Karsa Mekar dibangun sepanjang 50 meter di atas Sungai Citanduy yang memisahkan dua desa dari dua kabupaten, yaitu Tasikmalaya dan Ciamis.

Adsense

Kehadiran jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi antar anggota Holding BUMN Danareksa yang melibatkan PT Nindya Karya, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Makassar, dan PT Balai Pustaka.

Baca juga : Dukung Program CSR, Indofood Beri Dana Riset Bagi Mahasiswa Sarjana

Lebih lanjut Agus mengatakan, selain memudahkan akses masyarakat, Jembatan Karsa Mekar direvitalisasi dengan standar keamanan yang tinggi, sehingga dapat mengakomodasi penanggulangan bencana sebagai jalur evakuasi dan memfasilitasi akses bantuan dan distribusi pasokan ke daerah yang terkena bencana.

Menurutnya, revitalisasi jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat desa dan sekitarnya untuk mendapatkan akses yang lebih mudah untuk pendidikan, arus logistik, dan fasilitas sosial lainnya.

Selain itu pembangunan ini akan meningkatkan mobilitas yang krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Baca juga : Salurkan BBM Satu Harga, Pertamina Diapresiasi Lembaga Bergengsi AS

Revitalisasi jembatan ini, menurut Agus dapat menjadi simbol sinergi yang baik antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat.

"Ke depan, kami berkomitmen mendukung optimalisasi Jembatan Karsa Mekar melalui pengembangan UMKM dan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ungkap Agus.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Mekar Ade Lukmanul Hakim, dan Kepada Desa Medanglayang Ade Suhada menyampaikan apresiasi yang besar kepada Holding BUMN Danareksa atas pembangunan jembatan yang telah mempermudah akses masyarakat, mendukung mobilitas serta mendorong kemajuan desa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense