BREAKING NEWS
 

Pertamina Hulu Energi ONWJ Gulirkan 49 Program Pengembangan Masyarakat Pesisir Di 2024

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 24 Desember 2024 20:55 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Di sepanjang 2024, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah menggulirkan sebanyak 49 program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir.

Program-program tersebut tersebar di tujuh daerah seluas 8.300 kilometer, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kepulauan Seribu, dan Jakarta.

Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R Ery Ridwan mengatakan, seluruh program dirancang berlandaskan empat pilar utama: kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.

“Kehadiran kami tidak hanya memberikan kontribusi pada sektor energi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/12/2024).

Ke-49 program tersebut mencakup berbagai inisiatif. Mulai dari pemanfaatan limbah cangkang rajungan, turut berkontribusi dalam penanganan stunting, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, hingga inovasi penanganan abrasi.

“Program-program ini dirancang agar selaras dengan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, atau Sustainable Development Goals (SDG)," ujar Erry.

SDG merupakan agenda global yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi lingkungan, dan memastikan kehidupan yang sejahtera bagi semua orang pada 2030.

Baca juga : Pertamina Group Siaga Layani Masyarakat Saat Nataru 2024-2025

Ada 17 tujuan utama yang tercakup dalam SDG’s, mulai dari kesehatan dan kesejahteraan pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, hingga aksi terhadap perubahan iklim.

Ery menjelaskan, program kesehatan perusahaan berkontribusi pada pencapaian SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan.

Sementara itu, program ekonomi mendukung SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

“Kami berupaya menjawab kebutuhan masyarakat sambil tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai perusahaan energi yang peduli terhadap keberlanjutan,” ujar Ery.

PHE ONWJ tidak hanya menjalankan program-program ini secara mandiri, tetapi juga menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan perguruan tinggi.

Adsense

"Kemitraan ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program-program kami," katanya.

Seperti misalnya, PHE ONWJ menandatangani komitmen bersama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan kemitraan dalam bentuk studi dengan Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran.

Baca juga : Pertamina Hulu Energi OSES Gelar Makan Bergizi Gratis Di Kepulauan Seribu

PHE ONWJ berharap melalui program-program ini, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata yang berkelanjutan, baik dari sisi peningkatan kualitas hidup maupun pelestarian lingkungan.

“Dengan sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah, tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai secara optimal," ujar Erry.

Salah satu program unggulan adalah Jam Pasir (Jaga Alam Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir), yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Program, yang berfokus pada upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim ini, berhasil mengatasi abrasi dan mengembalikan 3,62 hektare (ha) lahan yang sempat hilang.

Hutan mangrove tumbuh rimbun, dengan lebih dari 47 ribu tanaman bakau. Hutan ini menjadi rumah bagi 28 spesies flora dan 52 spesies fauna.

Tak hanya itu, program Jam Pasir juga mampu mengurangi 18,3 ton CO2eq, yang sebanding dengan mengurangi potensi polusi udara akibat pembakaran ban bekas.

Dari sisi ekonomi, Jam Pasir memberikan dampak positif dengan meningkatkan pendapatan kelompok ekowisata hingga Rp 142 juta per tahun, serta menaikkan pendapatan kelompok UMKM menjadi Rp 52 juta per tahun.

Baca juga : Penabulu Shop Belanja Thrifting Dukung Program Mengentaskan Kemiskinan

“Total lebih dari 860 warga, yang semula terancam abrasi, terselamatkan berkat program ini,” ungkap Ery.

Masih di Kabupaten Karawang, diselenggarakan juga sejumlah program perlindungan lingkungan, seperti penanganan abrasi di Desa Sukajaya, Desa Ciparagejaya, dan Tambaksari, dan program penanganan sampah di Desa Sungaibuntu dan Tanjung Pakis.

Di sektor pendidikan, ada program revitalisasi PAUD di Desa Muara, dan Desa Sumberjaya.

Ia menegaskan, semua program yang kami jalankan adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, dan berkomitmen untuk terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

“Dengan langkah-langkah konkret ini, PHE ONWJ tidak hanya menjadi pemain penting dalam sektor energi nasional, tetapi juga agen perubahan yang mendukung tercapainya SDG’s di Indonesia,” pungkas Ery.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense