BREAKING NEWS
 

Tutup Tahun, Saham BSI Melonjak Di Harga 2.730

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 1 Januari 2025 10:19 WIB
BSI menutup tahun 2024 dengan meraih kenaikan harga saham. Harga saham BRIS pada akhir perdagangan 2024 tercatat di harga 2.730. (Foto: Ilustrasi BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI menutup tahun 2024 dengan meraih kenaikan harga saham. Harga saham BRIS (kode saham BSI) pada akhir perdagangan 2024 tercatat di harga 2.730.

Harga saham tersebut naik sebesar 56,9 persen dalam setahun terakhir (year to date/YTD). Atau sejak diperdagangkan pada hari perdana perdagangan 2024 di level 1.740.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, raihan itu menempatkannya BSI sebagai salah satu emiten pasar modal yang paling menonjol di sektor perbankan.

“Pencapaian ini menempatkan BRIS sebagai emiten dengan return tertinggi, di antara seluruh emiten perbankan di pasar modal Indonesia sepanjang 2024,” ucapnya dalam keterangan resmi, (1/1/2025).

Baca juga : Tutup Tahun, Rupiah Menguat Ke Rp 16.115

BRIS juga mencatatkan price -to-book value  (PBV) sebesar 2,90 dan price-to-earning (P/E) ratio 19,05. Menjadikannya sebagai emiten bank yang paling premium, di antara bank-bank milik Pemerintah.

Menurut Hery, valuasi ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap strategi bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan yang dijalankan oleh BRIS.

Dengan kapitalisasi senilai Rp 125,93 triliun, sambung Hery, BRIS masuk ke dalam jajaran lima besar emiten bank dari sisi kapitalisasi pasar (market capitalization/market cap).

Adsense

Ia mengatakan, tahun 2024 adalah tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi BSI.

Baca juga : Kredit dan DPK BTN Melesat di Kuartal III-2024

"Alhamdulillah dapat kami lalui dengan sangat baik. Terlihat pada emiten BRIS di pasar modal, menunjukkan kinerja saham yang solid dan menjadi pilihan utama bagi para investor,” katanya.

Sebagai bank BUMN, BRIS mencatatkan kinerja yang paling unggul dalam hal YTD return. Meskipun sektor perbankan secara umum menghadapi tantangan ekonomi global.

Di antara bank syariah, BRIS juga memimpin dalam hal valuasi dan return. Jauh melampaui pesaing seperti, PT BTPN Syariah (BTPS) dan PT Bank Panin Syariah (PNBS).

Dengan pencapaian tersebut, bank hasil merger yang belum genap 4 tahun ini, semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri perbankan syariah. Sekaligus, menjadi salah satu pilar utama roda ekonomi Indonesia.

Baca juga : Davis Cup, Italia Hadapi Belanda Di Laga Puncak

“Pencapaian ini membuktikan, strategi kami untuk mengintegrasikan prinsip syariah dengan inovasi digital dan layanan berkualitas telah membuahkan hasil,” ujarnya.

Hery juga menegaskan kembali komitmen kuat BSI, untuk terus memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan. Baik bagi nasabah maupun investor, juga untuk negara.

“Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BRIS berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan syariah yang inklusif, inovatif, dan kompetitif,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense