Dark/Light Mode

Kalau Tak Ada Penundaan Lagi, ASN Pindah Ke IKN Mulai Januari 2025

Rabu, 9 Oktober 2024 07:25 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas dalam acara Gebyar Pelayanan Prima Kemenpan-RB di Jakarta, Selasa (8/10/2024). (Foto: Humas Kementerian PANRB)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas dalam acara Gebyar Pelayanan Prima Kemenpan-RB di Jakarta, Selasa (8/10/2024). (Foto: Humas Kementerian PANRB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahun depan, Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai pindah secara bertahap ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Hal itu sesuai perintah Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menyatakan, perintah yang dia terima dari Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, proses pemindahan ASN ke IKN ditargetkan mulai Januari 2025.

Sesuai UU ASN, lanjut dia, aparatur terpilih wajib pindah. Aturan tersebut menegaskan, ASN wajib dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan perwakilan NKRI yang berkedudukan di luar wilayah Indonesia.

Baca juga : Legislator Jangan Mikirin Balik Modal

“Kami segera siapkan skema dan pemberangkatannya,” ujar Anas di acara Gebyar Pelayanan Prima Kemenpan-RB di Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Mantan Bupati Banyuwangi ini mengakui, pemindahan ASN ke IKN sempat terjadi beberapa kali penundaan. Hal itu dise­babkan ekosistem di IKN belum rampung terbangun.

“Tadinya (rencana perpinda­han ASN ke IKN) September, (lalu diundur) ke Oktober. Kami diminta Presiden beresin ekosistemnya,” imbuhnya.

Baca juga : Budaya Betawi Masuk Kurikulum Pendidikan

Menurut Anas, Kemenpan-RB segera mempersiapkan insentif untuk ASN yang akan pindah ke IKN, termasuk menyiapkan sejumlah keperluan selanjut­nya. Saat ini, pihaknya fokus menyelesaikan dan mempersiap­kan berbagai data perpindahan tersebut.

“Sebentar lagi masa jabatan kami selesai, tapi tugasnya tam­bah di ujung-ujung. Berarti lem­bur lagi nanti malam,” cetusnya.

Terpisah, Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku sudah mendapat informasi dari Menteri Anas soal perintah Presiden terkait pemin­dahan ASN ke IKN mulai awal tahun depan.

Baca juga : Lanjutkan Karier Di Amerika, Pogba ‘Dicerai’ Nyonya Tua

Dia memastikan, masing-masing kementerian yang ada saat ini telah memiliki ruang menteri di IKN dan dapat di­pergunakan.

Soal hunian, lanjut Basuki, saat ini sudah ada lebih dari 10 apartemen atau rusun ASN yang siap ditinggali. Jumlah itu akan terus bertambah pada bulan berikutnya.

“Apartemen ASN yang seka­rang sudah siap ada 13, su­dah full furnished, air, listrik, ac, semua sudah. November nanti ada 9 lagi, Desember semua selesai,” ungkap Basuki.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.