BREAKING NEWS
 

Pengguna Jasa Kapal Di Bakauheni Cenderung Turun

ASDP Tetap Siaga Layani Puncak Arus Balik Nataru

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 4 Januari 2025 07:05 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengapresiasi kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam pelaksanaan angkutan penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Khususnya lintas penyeberangan Jawa-Sumatera, berjalan lancar dan aman.

Hal ini disampailan Wakil Menteri Perhubungan Suntana, saat mengunjungi Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (2/1/2025), dalam rangka monitoring pelaksanaan Posko Angkutan Nataru 2024/2025 lintas penyeberangan Jawa-Sumatera.

Menurut Suntana, hingga sore hari, kondisi lalu lintas pelabuhan masih terpantau aman dan lancar.

“Atas nama Pemerintah menyampaikan terima kasih. Secara umum, pelaksanaan Nataru tidak terlalu banyak kendala,” ujar Suntana melalui siaran pers, Jumat (3/1/2025).

Baca juga : Kinerja Perekonomian Nasional Tetap Tangguh

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, lanjutnya, jumlah pengguna jasa cenderung menurun. Hal ini terjadi kemungkinan karena waktu Nataru kali ini berdekatan dengan Idul Fitri.

“Sehingga beberapa orang mungkin memutuskan menunda liburannya,” katanya.

Meski tak ada kendala, ia mengingatkan setiap stakeholder yang bertugas untuk tetap mewaspadai potensi lonjakan penumpang pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Jumat-Minggu (3-5/1/2025).

Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menjelaskan, kondisi pelabuhan hingga Kamis (2/1/2025) atau H+8 masih landai dan puncak arus balik masih belum terlihat.

Baca juga : Jinakkan Harga Pangan, DKI Gelar Pasar Murah

Namun, pihaknya tetap siaga hadapi potensi lonjakan penumpang pada arus balik libur Tahun Baru ini.

“Tentu hal ini tetap harus diantisipasi bersama, untuk mencegah kepadatan terjadi di pelabuhan. Kami akan selalu berupaya dalam mengutamakan pelayanan prima untuk pengguna jasa,” ucap Yossianis.

Sebelumnya, perseroan telah bersiaga dengan mengerahkan lebih dari 700 personel gabungan. Termasuk karyawan ASDP, petugas tiket, keamanan, kebersihan, hingga dukungan TNI (Tentara Nasional Indonesia), Polri (Kepolisian Republik Indonesia), BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Serta stakeholder terkait, yang ditempatkan di titik-titik strategis seperti check-in, toll gate, dermaga dan tiga buffer zone.

Bahkan, guna mendukung kenyamanan pengguna jasa, pihaknya juga telah menyiapkan 167 unit CCTV, 92 toilet permanen, 10 toilet portabel dan dua posko kesehatan yang beroperasi 24 jam, serta mushola.

Baca juga : Man. City Vs West Ham United, Ujian Berat The Citizens

Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas dan sistem delaying diterapkan di rest area kilometer (km) 20B, KM 49B dan Terminal Agrobisnis Gayam.

“Tujuannya, untuk memfilter kendaraan dan mengurangi kepadatan,” kata Yossianis.

Selain itu, pelabuhan PT Wika Beton yang dipasangkan dengan Ciwandan juga menjadi alternatif untuk memecah kepadatan.

Adsense

Yossianis menambahkan, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 1 Januari 2025 pukul 00.00-23.59 WIB) atau H+7, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 34 unit kapal. Untuk realisasi total penumpang mencapai 34.711 orang atau turun 33 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 51.856 orang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense