BREAKING NEWS
 

InJourney Airports Layani 155,9 Juta Penumpang Di 2024

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 13 Januari 2025 16:56 WIB
InJourney Airports periode Januari - Desember 2024, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara mencapai 155,9 juta. (Ilustrasi: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mencetak kinerja positif sepanjang 2024.

Pada 2024, InJourney Airports berhasil membukukan peningkatan jumlah penumpang pesawat dan volume angkutan kargo di 37 bandara.

Selain itu, beautifikasi yang dijalankan di bandara juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengungkapkan, periode Januari - Desember 2024, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara mencapai 155,9 juta. Secara rinci, terdiri dari 118,03 juta penumpang rute domestik dan 37,90 juta penumpang rute internasional.

"Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan dengan Januari- Desember 2023 sebanyak 150,1 juta penumpang," ungkap Faik dalam keterangan resminya, Senin (13/1/2025).

Baca juga : Damri Sukses Layani 1 Juta Penumpang Selama Nataru

Adapun, pergerakan pesawat turun sebesar 4 persen dari 1,21 juta penerbangan pada 2023 menjadi 1,16 juta penerbangan pada 2024. Peningkatan penumpang di tengah menurunnya pergerakan pesawat menandakan InJourney Airports bersama maskapai dapat melakukan optimalisasi slot time penerbangan di bandara-bandara dan mendorong tingkat keterisian penumpang (load factor) di level yang tinggi.

Faik mengatakan, kenaikan jumlah penumpang pesawat didorong kolaborasi kuat ekosistem aviasi dalam menjaga tren positif pasar penerbangan pasca pandemi.

Menurutnya, bandara-bandara InJourney Airports berupaya untuk terus mendorong pertumbuhan pasar penerbangan dan memperkuat konektivitas udara di Indonesia melalui pembukaan rute-rute baru dan peningkatan frekuensi penerbangan di rute eksisting.

Hal ini sebagai upaya bersama untuk semakin memperkuat kontribusi sektor aviasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional.

Adsense

"Jumlah penumpang pesawat di seluruh bandara InJourney Airports merefleksikan 90 persen dari total jumlah penumpang pesawat di Indonesia," ucap Faik.

Baca juga : Selama Nataru, InJourney Airports Catat Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 9,24 Juta

Total pada 2024, bandara-bandara InJourney Airports melayani sekitar 200 rute penerbangan dengan komposisi 60 persen rute domestik dan 40 persen rute internasional.

Faik menilai, pertumbuhan di rute domestik dan rute internasional sangat baik sejalan kebijakan Pemerintah terkait penetapan 17 bandara internasional sejak April 2024.

"Dari 17 bandara internasional tersebut, sebanyak 16 bandara dikelola oleh InJourney Airports. Melalui kebijakan ini, konsep hub and spoke dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

5 bandara tersibuk berdasarkan pergerakan penumpang pesawat pada tahun lalu adalah Soekarno-Hatta Tangerang (54,8 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (23,9 juta penumpang), Juanda Surabaya (14 juta penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (9,6 juta penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (7,1 juta penumpang).

Peningkatan layanan melalui program transformasi yang dijalankan mulai tahun lalu khususnya di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mendapat apresiasi dari penumpang pesawat.

Baca juga : Ini 5 Jurus Jitu BNI Hadapi Tantangan Di 2025

Transformasi Bandara Soekarno-Hatta salah satunya melalui beautifikasi Terminal 3 yang mencakup peningkatan desain interior, penambahan LED berujuran jumbo, serta elemen hijau di berbagai titik untuk menciptakan ambience yang nyaman bagi para penumpang. Sementara, Bandara I Gusti Ngurah Rai menjalankan transformasi untuk mengoptimalkan kapasitas bandara menjadi 32 juta penumpang per tahun dari 24 juta penumpang per tahun. Diantaranya melalui perluasan dan penambahan akses di area landside, shelter area penjemputan penumpang, penataan landscape, pembuatan taman air, pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang estetis, desain ulang tata letak terminal penumpang dengan memperluas area pemeriksaan penumpang, dan penambahan 10 unit baggage drop di terminal keberangkatan.

Di 2024, kata Faik, bandara-bandara InJourney Airports juga berhasil meningkatkan volume angkutan kargo secara signifikan menjadi 1.439 ton atau naik 14 persen dibandingkan 2023 sebanyak 1.260 ton.

Faik menuturkan, peningkatan signifikan volume kargo salah satunya didorong pertumbuhan ekonomi digital.

"Bandara-bandara InJourney Airports mampu mengakomodir meningkatnya permintaan pengiriman barang dari sektor e-commerce. Ini sebagai upaya kami untuk terus menggerakkan roda perekonomian nasional," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense