Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AirNav Layani 76.340 Penerbangan Saat Nataru 2025
Senin, 23 Desember 2024 19:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memprediksi puncak arus libur Natal 2024 terjadi pada Sabtu (21/12/2024).
Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Ahmad Nurdin Aulia mengungkapkan, ada 4.612 pergerakan pesawat melebihi jumlah pada periode yang sama tahun lalu yaitu mencapai 4.500 pergerakan.
Sementara, puncak arus Tahun Baru diprediksi terjadi pada 28 Desember dengan 3.942 pergerakan per hari.
Airnav Indonesia mencatat rute penerbangan terpadat untuk domestik di Soekarno Hatta ke Denpasar dan Surabaya, sedangkan untuk internasional adalah Soekarno Hatta ke Singapura dan Kuala Lumpur.
Menyambut Nataru, AirNav menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan navigasi penerbangan.
Baca juga : Pasca Pengalihan FIR, AirNav Catatkan Penerbangan Lintas Negara Tembus 81 Persen
“AirNav telah menyusun berbagai strategi untuk meningkatkan keselamatan, kelancaran, dan efisiensi penerbangan di seluruh wilayah Indonesia," kata Aulia saat acara Airnav Media Gathering bertajuk 'Empowering Media For Aviation Excellence' di Bandung, Jawa Barat, dikutip Minggu (22/12/2024).
Aulia menambahkan, AirNav Indonesia membuka posko monitoring dari 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, di 56 bandara dan 1 posko di Kementerian Perhubungan.
AirNav bersama stakeholder aviasi menyiapkan dukungan prosedur kontingensi dan kewaspadaan, untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Seperti, cuaca ekstrem, letusan gunung berapi, hingga gangguan operasional maskapai dan bandara yang mengakibatkan penundaan dan pengalihan penerbangan.
Selain itu, AirNav Indonesia juga telah menyusun rencana strategi pelayanan navigasi yang akan digunakan selama periode Nataru.
Baca juga : Tiket Whoosh Laris Manis, 100 Ribu Terjual Saat Nataru
Di antaranya kesiapan personel yang handal, kesiapan fasilitas komunikasi dan navigasi, kesiapan prosedur, safety risk assessment, penambahan jam operasional mengikuti kebutuhan bandara, fleksibilitas slot penerbangan, serta pelayanan informasi data dan publikasi NOTAM/ASHTAM.
AirNav Indonesia juga telah merancang program navigasi penerbangan yang inovatif dan adaptif untuk menjawab tantangan serta kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang.
AirNav mengoptimalkan berbagai sistem aplikasi dan inovasi yang dimiliki, yakni CHRONOS, yaitu aplikasi pengaturan slot time penerbangan, menjalankan Ground Delay Program (GDP) guna mengurangi holding pesawat di udara dan efisiensi bahan bakar pesawat.
Selanjutnya, aplikasi Nav-Earth bekerjasama dengan BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca terupdate, dan publikasi Aeronautical Information Publication (AIP) serta Notice To Airmen (NOTAM) ke para pengguna jasa navigasi penerbangan.
Kepala Divisi Pengendalian Pelayanan Navigasi Penerbangan Airnav Indonesia Muji Subagyo memperkirakan terjadi lonjakan traffic penerbangan selama periode Nataru 2025, dengan total penerbangan 76.340 atau rata-rata 4.018 pergerakan per harinya.
Baca juga : Pertamina Group Siaga Layani Masyarakat Saat Nataru 2024-2025
"Naik 2,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ungkap Muji.
Hingga saat ini, AirNav Indonesia telah menerima permintaan extra flight dari maskapai sebanyak 2.136 tambahan slot penerbangan di 8 bandara tersibuk di Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta Tangerang, Ngurah Rai, Juanda dan Kualanamu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya