BREAKING NEWS
 

Kementerian BUMN Gelar Pelatihan UMKM, Dukung Ekonomi Mandiri

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 3 Februari 2025 21:16 WIB
Kementerian BUMN kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pelatihan UMKM Naik Kelas.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pelatihan "UMKM Naik Kelas".

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di tingkat nasional maupun global, sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam mewujudkan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Menteri BUMN Erick Thohir menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan inovasi bagi UMKM agar dapat bertahan dan berkembang di era digital.

Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui aplikasi Naksir UMKM, sebuah platform yang membantu UMKM dalam pengelolaan bisnis, akses pasar, dan peningkatan efisiensi operasional.

Pelatihan UMKM kali ini berlangsung di Grasia Convention Semarang, diikuti oleh 130 pelaku UMKM binaan Rumah BUMN dan 30 fasilitator Jawa Tengah.

Baca juga : Santunan Cair, Mayoritas Penggarap Lahan UIII Depok Lakukan Pengosongan Mandiri

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian BUMN dalam memberikan dukungan konkret kepada UMKM, khususnya di daerah.

Kegiatan ini juga bagian dari upaya Kementerian BUMN untuk mendorong transformasi UMKM. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran aplikasi Naksir UMKM, yang telah berhasil mengumpulkan data potensi UMKM secara nasional.

Aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi pengelolaan dan pengembangan UMKM, membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta merespons tren pasar dengan lebih cepat.

Adsense

Selain itu, Naksir UMKM juga memudahkan pemangku kepentingan dalam memantau kemajuan UMKM dan membangun kolaborasi antarpelaku usaha.

“Selama lima tahun terakhir, kami telah bertemu dengan ribuan UMKM, menyelenggarakan berbagai pameran, dan memberikan pelatihan di berbagai daerah. Dari pengalaman tersebut, kami menyadari bahwa langkah pertama untuk membantu UMKM naik kelas adalah memahami di level mana mereka berada. Oleh karena itu, kami mengembangkan aplikasi Naksir UMKM untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dalam sambutannya pada acara tersebut.

Baca juga : KBRI Addis Ababa Gelar Peringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek krusial bagi pengembangan UMKM, di antaranya: Legalitas Usaha (NIB, PIRT, dan Sertifikasi Halal) – oleh Afifah Puji Hastuti (PT Surveyor Indonesia).

Manajemen Keuangan UMKM – oleh Muhammad Irvan (Analis Deputi Direktur Pengawasan OJK Provinsi Jawa Tengah).

Branding dan WhatsApp Business – oleh Agung Pambudi (Ecosystem Manager Impala Network).

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan BUMN terkemuka seperti PLN, Pertamina, BRI, SIG, BNI, dan Mandiri, yang turut mendukung pemberdayaan UMKM melalui berbagai inisiatif kolaboratif.

Komitmen Berkelanjutan

Kementerian BUMN berencana untuk memperluas cakupan pelatihan dan memberikan pendampingan lebih lanjut bagi UMKM, termasuk akses pembiayaan dan peluang pasar yang lebih luas.

Baca juga : Kementerian Agama Dalam Pusaran Paradigma Baru Membangun Bangsa

"Saat ini, fokus kami adalah mengembangkan program pelatihan yang dirancang khusus untuk membantu UMKM naik kelas. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran digital, hingga strategi ekspansi bisnis,” jelas Arya.

Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM Indonesia semakin siap menghadapi tantangan ekonomi global dan berkontribusi lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense