RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,05 persen ke level Rp 16.332 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.341 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia lain mayoritas melemah terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong minus 0,01 persen, yuan China turun 0,01 persen, dolar Singapura anjlok 0,02 persen, ringgit Malaysia minus 0,05 persen, yen Jepang turun 0,13 persen, rupee India melemah 0,14 persen, won Korea Selatan yang naik 0,01 persen, dan baht Thailand menguat 0,12 persen.
Baca juga : Kamis Pagi, Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.309
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,02 persen ke level 107,58. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,06 persen ke level Rp 16.944, terhadap poundsterling Inggris minus 0,02 persen ke level Rp 20.313, dan terhadap dolar Australia menguat 0,17 persen ke level Rp 10.284.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat. “Hal ini karena didorong adanya angin segar dari pelemahan dolar AS usai data pekerjaan AS berupa klaim pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan,” ucapnya, Jumat (7/2/2025).
Baca juga : Rabu Pagi, Rupiah Dibuka Menguat Ke Rp 16.309
Namun, sambung Lukman, penguatan akan terbatas oleh kekhawatiran seputar kebijakan tarif (Donald) Trump. Investor menantikan data cadangan devisa Indonesia siang ini.
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.250 sampai Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.