BREAKING NEWS
 

SesKemenkop: RAT Koperasi Momen Refleksi, Evaluasi & Penetapan Langkah Strategis

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 15 Februari 2025 19:31 WIB
SesKemenkop Ahmad Zabadi (kemeja putih) pada acara RAT Tahun Buku 2024 Koperasi Jasa Syariah Khairu Ummah, di Bogor, Sabtu (15/2/2025). (Foto: Dok Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menekankan bahwa pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebuah koperasi merupakan momen refleksi, evaluasi, dan penetapan langkah strategis untuk masa depan koperasi. 

"Pelaksanaan RAT bukan hanya sebagai ajang berkumpul dan berdiskusi," kata Zabadi, pada acara RAT Tahun Buku 2024 Koperasi Jasa Syariah Khairu Ummah, di Bogor, Sabtu (15/2/2025)

Selain itu, lanjut Zabadi, RAT ini juga menjadi momentum untuk menetapkan target dan strategi baru yang relevan dengan tantangan dan peluang yang ada. 

"Kita perlu memastikan koperasi terus menjadi pilar utama ekonomi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas," kata Zabadi. 

Dalam kesempatan itu, Zabadi mengajak koperasi untuk turut berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop).

"Kolaborasi bukan hanya menjadi kata kunci, tetapi juga semangat yang harus diwujudkan dalam setiap langkah dan program yang dijalankan," ucap Zabadi. 

Ia berharap di RAT Koperasi Jasa Syariah Khairu Ummah ini dapat semakin mengukuhkan partisipasi aktif dan peran positif koperasi dalam mensukseskan agenda-agenda prioritas yang telah disusun Kemenkop. 

Baca juga : Kemendikdasmen Gandeng Pemangku Kepentingan Evaluasi Sistem Penerimaan Murid

Zabadi menambahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah menetapkan tahun 2025 sebagai tahun koperasi internasional sehingga tahun 2025 harus dimaknai sebagai tahun kebangkitan koperasi Indonesia.

"Diharapkan koperasi di sepanjang tahun 2025 terus membuat gebrakan dalam mewarnai tahun Koperasi Internasionalbuntuk mencapai kebangkitan koperasi Indonesia yang berkelanjutan," ucap Zabadi. 

Menurutnya, momentum perubahan dan perbaikan dalam aspek pengelolaan koperasi, penguatan peran koperasi dalam perekonomian, serta peningkatan daya saing koperasi di pasar global.

"Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045, Presiden RI sudah membuat visi misi strategis yang dituangkan dalam Asta Cita," ucap Zabadi. 

Dari Asta Cita tersebut, koperasi dapat berperan di 3 dari 8 asta cita. Yaitu, Asta Cita ke-2: swasembada pangan, Asta Cita ke-3: pengembangan industri agromaritim, dan Asta cita ke-5: industrialisasi dan hilirisasi. 

Adsense

"Di tengah tantangan yang dihadapi sektor koperasi, terutama di era digital saat ini, penting bagi kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi," ujarnya.

Terlebih lagi, pemerintah mendukung penuh upaya koperasi dalam transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. 

Baca juga : Kemenkop Siapkan Koperasi Petani Jadi Penghasil Gabah Dan Beras Menuju Bebas Impor

Di samping itu, di tahun 2025 ini, setidaknya ada 16 program kerja yang akan dijalankan Kementerian Koperasi. Yaitu, penuntasan revisi UU Perkoperasian dan regulasi terkait, mendirikan bank koperasi (Coop Bank).

Lalu Superapps koperasi, produksi minyak goreng untuk rakyat, suplai bahan pokok untuk makan bergizi gratis (MBG), suplai susu nasional, suplai, bahan baku perumahan rakyat, penyaluran beras, penyaluran pupuk, penguatan produksi tekstil, hingga produksi energi biomassa. 

"Program lainnya adalah pengelolaan sumur minyak rakyat, pengembangan koperasi ojek online, revitalisasi KUD, pembebasan hutang KUT, dan program Sarjana Penggerak Koperasi," pungkas Zabadi.

Sebagai informasi, Koperasi Jasa Syariah (Kopsyah) Khairu Ummah berdiri pada 1994 dan berlokasi di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Mereka memiliki lima unit usaha, diantaranya, unit usaha simpan pinjam yang melayani kebutuhan anggota terkait simpanan baik tabungan.

Adapun kelima unit usaha Kopsyah Khairu Ummah, yaitu: 

1. Unit simpan pinjam dan pembiayaan syariah di 5 cabang (Leuwiliang, Jasinga, Nanggung, Puraseda, Leuwisadeng. 

Baca juga : Kemenkop Serahkan Daftar Koperasi Yang Jalankan Sektor Jasa Keuangan Pada OJK

2. ⁠Unit Klinik Pratama Rawat Inap di 3 lokasi (Leuwisadeng, Leuwiliang dan Ciampea) 

3. ⁠Unit Retail wargakhu di 2 lokasi (Puraseda dan Leuwiliang) 

4. ⁠Unit Kuliner, Kafe dan Resto Kopikhu di Leuwiliang. 

5. ⁠Toko obat di Leuwiliang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense