RM.id Rakyat Merdeka - Pengembang properti PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia optimis kalau segmen komersial masih menjadi andalan di bisnis properti kedepan. Karena itu, segmen ini masih akan didorong INPP untuk mengejar cuan.
Salah satunya melalui pembangunan proyek mall di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang mengusung konsep Commercial Mall dengan karakteristik yang unik.
Luas mall ini diproyeksikan mencapai 50 ribu m2 dan mall ini ditargetkan beroperasi tahun 2026.
CEO & President Director INPP Anthony Prabowo Susilo mengatakan, INPP optimis bisnis properti ke depan akan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Kami juga banyak belajar dari situasi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Meski kinerja bisnis INPP sangat terdampak, seluruh proyek yang kami kerjakan bisa tepat waktu dan sukses dipasarkan serta omzet perusahaan yang meningkat," ujar Anthony dalam keterangan resmi yang diterima Rakyat Merdeka/RM.id, Rabu (19/2/2025).
Anthony menambahkan, NPP mampu melalui masa pandemi Covid-19 dengan hasil baik, membuat perusahaan makin optimis di situasi ekonomi seperti tahun ini.
Baca juga : Sudah Layangkan Surat Panggilan, KPK Segera Periksa Wali Kota Semarang
Dengan modal pertumbuhan ekonomi nasional bisa di atas 5 persen dan inflasi juga terjaga di bawah 3 persen sesuai target Pemerintah di 2024, Anthony optimis penjualan properti segmen komersial bakal melambung lebih tinggi dalam tahun-tahun ke depan.
"Selain Commercial Mall di Semarang, kami ada tambahan retail spaces dari proyek Antasari Place seluas 5.000 m2 bersamaan dengan serah terima unit apartemennya," ucap Anthony.
Lebih lanjut Anthony mengatakan, konsep mixed use akan terus dihadirkan untuk menciptakan efisiensi dan efektivitas bisnus sekaligus untuk memberikan nilai tambah, dan experience konsumen.
Anthony menambahkan, okupansi rata-rata mall yang dikelola INPP mencapai 93 persen dan terus meningkat.
Menurutnya, okupansi yang baik bisa dicapai dengan penerapan strategi yang matang, khususnya fokus pada tenant mix dan spesialis dari sektor apparel, fashion, aksesoris, dan lainnya sehingga mampu memberikan kontribusi yang baik.
"23 Paskal bahkan mengalami antrian tenant dan ini menjadi dasar bagi kami untuk memgembangkan 23 Paskal Extention," ujar Anthony.
Baca juga : Banyak Kepala Daerah Gabung, Gerindra Makin Perkasa
Menurutnya, antrian tenant juga terjadi di Beachwalk Shopping Center Bali.
Dengan situasi ini, lanjut Anthony, perusahaan optimistis menjalankan bisnis sepanjang tahun 2025.
"Salah satu penopangnya, porsi pendapatan berulang (recurring income) perusahaan mencapai 90 persen yang disumbang dari hotel 48 persen, komersial 42 persen, sementara pendapatan penjualan properti masih di angka 10 persen," ujarnya.
Punya 3 Proyek Prestisius, INPP Tancap Gas Di 2025
Direktur & CFO INPP Surina menambahkan, INPP akan terus mendorong kinerja bisnisnya untuk mempercepat pertumbuhan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.
"Untuk itu telah disiapkan berbagai aksi maupun strategi untuk meraih pertumbuhan yang lebih pesat di setiap lini bisinisnya," ujar Surina.
Lebih lanjut Surina mengatakan, tahun ini INPP telah menganggarkan capital expenditure (capex) mencapai Rp 1 triliun yang akan dioptimalkan untuk berbagai proyek yang saat ini berjalan.
Ada tiga proyek prestisius yang saat ini tengah digarap yaitu Apartemen Antasari Place di Jakarta Selatan, extension 23 Paskal Shopping Center di Bandung, dan 23 Semarang Shopping Center.
"Dengan aksi korporasi dan berbagai strategi yang telah ditetapakn, INPP menargetkan pertumbuhan pada tahun ini maupun tahun-tahun mendatang mencapai 20 persen," ujar Surina.
Baca juga : Pasca Raker, Pengurus Baru ILUNI FHUI Tancap Gas Realisasikan Program
Sementara itu, Chief Corporate Communication INPP Siti Utami mengatakan, sejak pertama dibangun pada tahun 2002, INPP senantiasa terdorong oleh keinginan untuk mengembangkan ruang-ruang yang mampu menyajikan lebih dari sekedar aspek visual dan fungsional.
"Untuk itu kami selalu mencari cara baru dan menarik untuk memastikan kebahagiaan pelanggan, melalui proyek yang sesuai dengan kebutuhan setempat kedepannya," ujar Siti Utami.
Dengan konsep seperti itu, lanjut dia, INPP terus dikenal sebagai developer yang senantiasa melahirkan proyek-proyek visioner.
Proyek-proyek gaya hidup imajinatif yang dijalankan INPP juga dirancang untuk menginspirasi dan mengajak, sehingga pada ujungnya menjadi destinasi serta ikon yang penuh semangat hidup dengan daya tarik sendiri.
"Konsep seperti itu akan terus diupayakan INPP sepanjang perjalanannya dalam mewarnai bisnis properti," pungkas Sri Utami.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.