Dark/Light Mode

Punya Banyak Cadangan Nikel Dan Bauksit

Sudah Seharusnya RI Jadi Pemain Penting

Senin, 4 November 2024 07:50 WIB
Punya Banyak Cadangan Nikel Dan Bauksit Sudah Seharusnya RI Jadi Pemain Penting

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan akan terus melakukan hilirisasi sumber daya alam (SDA) untuk meningkatkan pendapatan negara. Sejauh ini, sudah ada puluhan smelter (pabrik pengolahan dan pemurnian) beroperasi di Indonesia. Dan, jumlahnya akan terus ditambah.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid menyebut, The USGS (United States Geological Survey) dan Badan Geologi mencatat, Indonesia memiliki nikel kedua terbesar di dunia. Dan memiliki bauksit terbesar keempat di dunia. Besarnya kandungan dua komoditi tersebut menjadikan Indonesia sebagai pemain penting di dunia.

“Sudah seharusnya Indonesia menjadi pemain penting. Artinya, Indonesia punya peran penting dalam penyediaan bahan baku, bahan pasokan, dan permintaan nikel dan bauksit dunia,” kata Wafid, seperti dikutip situs resmi Kementerian ESDM, Minggu (3/11/2024).

‘Wafid merincikan, status 2023, sumber daya nikel Indonesia berupa bijih sekitar 18.5 miliar ton dengan total cadangan 5.3 miliar ton bijih.

Sementara, untuk bauksit berupa bijih sebanyak 7.4 miliar ton dengan total cadangan dalam bentuk bijih sebesar 2.7 miliar ton.

Untuk memaksimalkan pendapatan negara dari produk mineral tersebut, Indonesia secara bertahap telah memberlakukan larangan ekspor bahan mentah sejak beberapa tahun terakhir.

Baca juga : Herman Khaeron: Mungkin, Akan Ada Penghematan Biaya

Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong hilirisasi industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah produk, dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Ia mengungkapkan, saat ini ada 147 smelter. Kalau dibagi menjadi dua metode pengolahan atau proses pengolahannya. Pertama, pengolahan piro metalurgi terdapat 49 smelter] beroperasi, 35 smelter konstruksi, dan 36 smelter dalam perencanaan.

Kedua, metode hidrometalurgi, ada 5 smelter berencana beroperasi, kemudian 3 smelter rencana konstruksi dan 19 smelter dalam perencanaan.

Eksploitasi terus menerus terhadap produk nikel dan bauksit tentu akan menurunkan jumlah cadangan yang ada.

Oleh karena itu, Badan Geologi terus melakukan identifikasi, inventarisasi untuk greenfield, serta daerah yang bisa eksplorasi untuk resources maupun cadangan.

“Selama lima tahun, yaitu tahun 2019-2023, kondisi sumber daya tereka sama dengan sumber daya terukur, cukup meningkat secara signifikan,” ujar Wafid.

Baca juga : Idham Holik: Ayo, Buka Kembali Amandemen UUD

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, program hilirisasi menjadi program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri.

Bahlil mengungkapkan, pihaknya akan menggencarkan program hilirisasi, atau pemrosesan dan pemurnian komoditas mineral selain nikel. Salah satunya yakni bauksit.

“Setelah sukses dengan program hilirisasi nikel di Indonesia. Komoditas lain yang akan digencarkan program hilirisasinya adalah bauksit,” katanya.

Dia mengatakan, program hilirisasi bauksit di Indonesia yang terhitung tidak semulus program hilirisasi nikel, akan dikaji kembali, agar program tersebut bisa berjalan di Indonesia.

Namun yang pasti, walau program hilirisasi bauksit berjalan lamban, pihaknya tidak akan membuka peluang bijih bauksit untuk bisa dibuka kembali keran ekspornya.

“Nggak ada relaksasi ekspor bauksit. Enak aja.” tegas Bahlil, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Baca juga : Wamenag: Jangan Cuma Cari Untung Saja Dong

Sebglumnya, Presiden Prabowo berjanji melakukan hilirisasi pada semua komoditas di Tanah Air. Menurutnya, hal ini harus dilakukan agar nilai tambah komoditas bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menekankan, semua komoditas harus menambah kekuatan ekonomi RI. “Rakyat Indonesia bisa mencapai tingkat hidup yang sejahtera. Seluruh komoditas kita harus bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo, di Jakarta, Minggu (20/10/2024). DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 4 November 2024 dengan judul "Punya Banyak Cadangan Nikel Dan Bauksit Sudah Seharusnya RI Jadi Pemain Penting"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.