BREAKING NEWS
 

Ramadan Dan Lebaran, Sarinah Optimistis Penjualan Naik 20 Persen

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 18 Maret 2025 17:39 WIB
Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati (kanan) saat memberikan penjelasan pada media di Sarinah, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto: Irma Yulia/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Sarinah, anggota holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Aviasi dan Pariwisata (InJourney) yang bergerak di bidang ritel dan perdagangan optimistis, mematok target penjualan di departement store pada momen Ramadan dan Lebaran 2025 naik hingga 20 persen. 

Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati mengatakan, peningkatan transaksi penjualan mulai terlihat sejak pekan kedua Ramadan dan diproyeksikan masih akan terus meningkat hingga mendekati hari Lebaran.

"Itu di mid-Maret, atau mulai 17 Maret sampai menjelang Lebaran. Kami yakin masih bisa tumbuh 20 persen," ujar Fetty, di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Walaupun pada awal Ramadan lalu, Pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan BUMN, menurutnya hal tersebut tak terlalu mempengaruhi jumlah kunjungan dan transaksi penjualan di Sarinah.

"Ya soal WFA, itu lebih untuk mengatur trafik. Justru, karena di sini juga banyak restoran jadi ketika Ramadan banyak acara ngabuburit, ngumpul bareng. Itu kesempatan yang kita ambilanjutnya," ujar Fetty.

Baca juga : Perdagangan Saham Sempat Off, IHSG Kini Anjlok 6,12 Persen

Terkait kunjungan, sambung dia, memang sempat menurun di Januari. "Tapi, awal Maret ini sudah mulai naik lagi," ujarnya.

 Fetty menjelaskan, keunikan produk yang dihasilkan dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Sarinah menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

"Di sini 100 persen kan UMKM, yang produknya benar-benar kami kurasi," ungkapnya. 

Adsense

Lebih lanjut disampaikan Fetty, pakaian muslim masih akan mendongkrak penjualan Sarinah selama momen ramadhan. 

"Kategori produk yang paling tinggi atau yang banyak dibeli masyarakat di Ramadhan itu adalah pakaian, baju-baju Lebaran," katanya. 

Baca juga : Asian Agri Dan Apical Optimistis Capai Target Bisnis Keberlanjutan Di 2030

Selain itu, para pengunjung juga tak hanya memburu pakaian, tetapi juga makanan hingga survenir untuk dijadikan hampres Lebaran. 

"Masyarakat kan saling memberikan gift, mengirim makanan, minuman, atau kue-kue, itu yang mendominasi (penjualan) selain pakaian," ujarnya.

Hal inilah, yang turut berkontribusi pada peningkatan pengunjung selama momen ramadan dan lebaran. 

"Biasanya di dua minggu sebelum Lebaran, sampai seminggu setelah lebaran, itu ada peningkatan trafik sekitar 15-20 persen," ucapnya. 

Untuk itu, Sarinah menghadirkan banyak diskon dan promo menarik sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah pengunjung. 

Baca juga : Sambut Mudik Lebaran, Jasaraharja Putera Luncurkan Asuransi JRP Aman

Bahkan, Sarinah juga akan menggelar pertunjukan musik di hari pertama Lebaran dan kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan selama hari raya lebaran.  

"Partner store juga banyak promo-promo sampai 50 persen, bazaar yang memang clearance sale up to 70 persen," pungkas Fetty.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense