BREAKING NEWS
 

Di Tengah Memanasnya Perang Dagang

Jinping Telepon Prabowo, Amerika Terima Airlangga

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 15 April 2025 08:10 WIB
Presiden China Xi Jinping. (Foto: Instagram/xi.jinping_cn)

 Sebelumnya 
Tim Lobi Indonesia

Di tempat terpisah, Pemerintah tetap melakukan lobi-lobi dengan pihak Negeri Paman Sam. Rencananya, Selasa (15/4/2025) malam, Airlangga akan terbang ke AS untuk bernegosiasi. Airlangga akan didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selama di AS. Sugiono sudah berangkat sejak Senin (14/4/2025).

Baca juga : Istana Minta Jangan Dibumbui Tafsiran Politik

“Indonesia adalah salah satu negara yang mendapat kesempatan pertama untuk diundang ke Washington. Ini berdasarkan apa yang sudah disampaikan oleh Pemerintah Indonesia,” kata Airlangga.

Airlangga mengaku telah berdiskusi dengan Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick, pada Senin (14/4/2025) sore. “Target penurunan tarif itu menjadi bagian dari negosiasi. Pokoknya targetnya turun. Tidak ada tekan-menekan,” cetus Airlangga.

Baca juga : 3 Hakim Bagi-bagi Dolar Di Pasar Baru

Kata Airlangga, Pemerintah sudah memiliki strategi khusus untuk mendapatkan penurunan tarif dari AS. Salah satunya mempersiapkan non-paper proposal yang relatif lengkap terkait dengan tarif, Non-Tariff Measures (NTMs), kerja sama perdagangan dan investasi, hingga terkait sektor keuangan.

Airlangga menyebutkan, Indonesia berencana membeli produk AS untuk mengurangi defisit. Selain, tim lobi juga akan membahas terkait investasi perusahaan AS di Indonesia dan rencana perusahaan Indonesia yang juga akan berinvestasi di AS.

Baca juga : Direktur Utama BRI Hery Gunardi Terpilih Menjadi Ketua Umum PERBANAS Periode 2024-2028

Sementara, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu masih enggan membeberkan perusahaan apa yang akan berinvestasi di AS. Hanya saja, ia memberi bocoran bahwa salah satu komoditas yang paling strategis adalah minyak dan gas (migas).

Selain sektor migas, Todotua mengatakan, industri teknologi informasi atau information technology (IT) Indonesia juga bisa berinvestasi di AS. Artinya, investasi di AS bisa untuk kepentingan di dalam negeri. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense