RM.id Rakyat Merdeka - Sepanjang 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan lebih dari 62 ribu jam pelatihan keselamatan bagi karyawan dan petugas lapangan, serta melibatkan lebih dari 7.500 peserta dalam berbagai program edukasi keselamatan kerja.
KAI juga terus memperkuat sistem pelaporan insiden (incident reporting system) sebagai alat manajemen risiko dan perbaikan terus-menerus.
Atas upaya tersehut, KAI meraih apresiasi dalam ajang World Safety Organization (WSO) Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2025.
KAI meraih dua penghargaan prestisius atas dedikasinya dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo juga menjadi salah satu narasumber utama dalam sesi CEO Talks bertajuk 'Leadership: Strategies and Role Models in Building a Sustainable Safety Culture.'
Baca juga : Earth Day 2025, SIS South Jakarta Padukan Unsur Edukasi Dan Komitmen Berkelanjutan
“Budaya keselamatan di KAI dibangun melalui kepemimpinan yang kuat dan keteladanan nyata. Strategi keselamatan bukan sekadar kebijakan administratif, tapi menjadi ruh dalam pengelolaan operasional kami," ujar Didiek keterangan resminya, Sabtu (3/5/2025).
Menurutnya, setiap jenjang di KAI, dari manajemen hingga petugas di lapangan, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan sebagai budaya kerja.
Sementara itu, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan, penghargaan ini adalah hasil nyata dari integrasi budaya keselamatan dalam seluruh aspek operasional perusahaan.
“Kami tidak hanya mengejar zero accident, tapi juga zero compromise terhadap keselamatan. Ini sejalan dengan misi KAI menyediakan jasa yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu dan kenyamanan,” ujar Anne..
Sejumlah indikator penilaian dalam WISCA 2025 antara lain mencakup kebijakan keselamatan, keterlibatan pimpinan, pelatihan keselamatan berkelanjutan, pelaporan insiden, serta keterlibatan pekerja dalam upaya peningkatan budaya safety.
Baca juga : Hari Bumi, Telkom: Langkah Nyata Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Semua indikator tersebut telah berhasil dipenuhi KAI dalam implementasi sehari-hari.
Tak hanya di internal, budaya keselamatan juga ditanamkan kepada mitra kerja, vendor, dan masyarakat pengguna jasa kereta api melalui berbagai kampanye edukatif. Seperti 'Ayo Selamat' dan 'Safe Trip by Train' yang telah menjangkau lebih dari 4 juta penumpang secara nasional.
Penghargaan ini sekaligus menjadi refleksi kolektif bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab satu unit, melainkan tanggung jawab bersama.
"KAI menempatkan keselamatan sebagai pilar utama dalam menciptakan transportasi publik yang andal dan berkelas dunia," ujar Anne.
Melalui penghargaan dari WISCA 2025 ini, KAI akan terus menguatkan sistem manajemen keselamatan berbasis data, meningkatkan integrasi teknologi, serta memperkuat budaya pelaporan dan pembelajaran dari insiden.
Baca juga : Perluasan Cakupan Pendapatan MBR Gairahkan Program 3 Juta Rumah
KAI meyakini, keselamatan kerja yang kuat akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.
"Langkah ini juga mendukung transformasi KAI dalam menyongsong visi sebagai perusahaan menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.
Beberapa penghargaan yang diterima KAI terdiri dari dua kategori. Concerned CEO Top Leadership untuk Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dan Level 4-Gold untuk perusahaan dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award 2025.
Penghargaan ini menempatkan KAI dalam jajaran perusahaan dengan tingkat budaya keselamatan kerja tertinggi di Indonesia. Level 4-Gold merupakan pencapaian yang diberikan kepada perusahaan yang telah menunjukkan implementasi budaya keselamatan secara menyeluruh dan sistematis.
WISCA 2025 dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, CEO WSO Indonesia, serta perwakilan perusahaan BUMN dan swasta. Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan menekankan bahwa keselamatan kerja harus menjadi bagian dari keseharian, bukan hanya kewajiban legal, tetapi kebiasaan organisasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.