RM.id Rakyat Merdeka - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom memiliki BigBox AI yaitu solusi yang menggabungkan teknologi Big Data dan AI (Artificial Intelligence), yang bisa dimanfaatkan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan purna jual.
Executive Vice President (EVP) Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa mengatakan, dengan BigBox AI, perusahaan dapat memberikan layanan after sales yang lebih berkualitas guna meningkatkan kepuasan pelanggan dan menjaga loyalitas mereka. Misalnya, dengan menggunakan chatbot berbasis AI, perusahaan dapat membantu pelanggan dalam melacak pesanan, menjawab pertanyaan umum dan memberikan solusi dengan cepat.
"Teknologi AI dari BigBox AI juga dapat digunakan untuk menganalisis data pelanggan eksisting untuk memberikan rekomendasi perbaikan, layanan tambahan, atau penjadwalan servis secara otomatis," ujar Komang, dalam siaran pers, Rabu (7/5/2025).
Ia menjelaskan, dengan teknologi ini, perusahaan bisa meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi waktu tunggu dan membuat layanan lebih efisien. Bahkan, pelanggan yang puas cenderung merekomendasikan produk atau layanan kepada orang lain, yang dapat membantu perusahaan menarik lebih banyak pelanggan baru.
Baca juga : Menko Imin Luncurkan Sentra Cipta Mandiri Untuk Atasi Kemiskinan
Saat ini, BigBox AI dilengkapi fitur canggih seperti Multi-Channel Integration, Customer Sentiment Analysis dan Predictive Analytics, yang memungkinkan perusahaan merespons keluhan pelanggan secara real-time, memahami sentimen mereka, serta memberikan layanan yang lebih proaktif dan personal.
Fitur-fitur yang dimiliki BigBox AI, kata dia, mendukung perusahaan untuk memastikan pengalaman pelanggan yang lebih optimal, meningkatkan reputasi bisnis dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.
“Melalui BigBox AI, kami membuktikan bahwa teknologi dapat mentransformasi cara perusahaan, baik skala kecil maupun besar dalam melayani pelanggannya," kata Komamg.
Ia menilai, inovasi ini tentunya dapat mendukung perusahaan dari berbagai sektor untuk mempertahankandan meningkatkan loyalitas pelanggannya, sekaligus membangun citra perusahaan yang unggul.
Baca juga : Kementerian UMKM Teken PKP 2025 Tegaskan Aspek Kualitas Penyaluran KUR
Sejalan dengan komitmen Telkom untuk mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan berdaya saing, BigBox AI siap menjadi mitra strategis perusahaan kecil hingga besar di berbagai sektor dengan menghadirkan solusi AI yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.
Seperti diketahui, layanan purnajual seperti Customer Retention menjadi hal penting bagi perusahaan untuk menjaga maupun meningkatkan loyalitas pelanggan.Selain itu, layanan ini juga membantu membangun reputasi merek yang lebih kuat.
Menurutnya, Customer Retention atau kemampuan untuk mempertahankan pelanggan perlu menjadi fokus utama bagi banyak perusahaan, karena berperan krusial dalam meningkatkan profitabilitas, pertumbuhan dan persepsi merek.
Apalagi, strategi retensi tidak hanya dapat menekan biaya akuisisi pelanggan. Tetapi, juga menciptakan pelanggan loyal yang berpotensi menjadi brand ambassador.
Baca juga : CIMB Niaga Tekankan Peran Penting Media Massa Dongkrak Literasi Keuangan
Menurut data Annex Cloud, Customer Retention menjadi fokus utama pemasaran di tahun 2023, di mana peningkatan 5 persen dalam retensi pelanggan ternyata dapat meningkatkan keuntungan hingga 75 persen, (Bain & Company) dan 65 persen pendapatan bisnis berasal dari pelanggan yang kembali (SmallBizGenius).
Forbes juga menyebut, faktor kepercayaan dan pengalaman pelanggan sangat berpengaruh terhadap loyalitas. Sebab, sebanyak 81 persen pelanggan mengambil keputusan berdasarkan kepercayaan terhadap merek.
"Strategi retensi pelanggan, semakin teryakini, terlebih saat teknologi Artificial Intelligence semakin berkembang," ungkapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.