BREAKING NEWS
 

Luncurkan Buku Komunikasi Panas Bumi

Founder SRE: Generasi Muda Siap Jadi Garda Energi Bersih

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 20 Mei 2025 16:42 WIB
Peluncuran Buku Komunikasi Publik Panas Bumi di The Darmawangsa Jakarta, Jakarta, Selasa (20/5/2025). (Foto: RM.ID/BCG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Society of Renewable Energi (SRE) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementrian ESDM meluncurkan Buku Komunikasi Panas Bumi di The Darmawangsa Jakarta, Selasa (20/5/2025). Acara peluncuran ini turut dihadiri Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Prof. Eniyaa Listiana Dewi, dan CEO Rakyat Merdeka Kiki Iswara. Hadir juga Direktur Panas Bumi Gigih Udi Atmo, Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi, Direktur Utama Geo Dipa Energi Yudistian Yunis, dan 100 mahasiswa di Jabodetabek yang peduli terhadap negeri bersih. 

Pendiri Society of Renewable Energi (SRE) Zagy Yakana Berian dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan latar belakang untuk mendorong pemanfaatan energi bersih, khususnya panas bumi. Ia menekankan, generasi muda harus berada di garis depan perjuangan mewujudkan ketahanan energi nasional.

Baca juga : Alam Sutera Luncurkan Klaster Virtu, Solusi Hunian Modern Generasi Muda

“Buku ini bukan sekadar panduan teknis, tapi alat perjuangan. Kita ingin energi bersih menjadi milik bersama, didorong oleh masyarakat dan anak muda dari berbagai kampus di seluruh Indonesia,” ujar Zagy.

Adsense

Ia menuturkan, buku ini lahir dari pengalaman pribadinya yang berasal dari latar belakang teknik mesin, namun dipaksa belajar komunikasi saat pandemi Covid-19. Dari situ, jaringan SRE berkembang cepat hingga kini hadir di 51 kampus, bahkan pernah mencetak rekor MURI lewat webinar energi yang diikuti 45.000 peserta.

Baca juga : Pastikan Biaya Kuliah Berkeadilan, Rektor UI Siap Jadi ‘Bapak Angkat’ Mahasiswa

Zagy juga memperkenalkan tiga karakter simbolik dalam buku ini: Gege si pahlawan ekonomi; Bubu, si pejuang sosial; dan Mimi, si penjaga lingkungan. “Mereka mewakili semangat kolaborasi generasi muda lintas sektor yang saling melengkapi dalam mendorong pengembangan panas bumi di Indonesia,” jelasnya.

Buku Komunikasi Panas Bumi disusun untuk memperkuat peran masyarakat dalam pemanfaatan energi panas bumi—tidak hanya sebagai sumber listrik, tapi juga untuk kegiatan produktif seperti pengeringan hasil tani, pemandian air panas, hingga industri lokal.

Baca juga : Dukung FKPPI Tangguh, Ibas: Generasi Muda Jadi Pilar Kedaulatan Dan Kemandirian Bangsa

Zagy berharap buku ini bisa menjadi bekal generasi muda untuk membantu pemerintah mencapai target Asta Cita, yakni ketahanan dan swasembada energi nasional. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung buku ini. Semoga jadi awal baru kebangkitan energi bersih Indonesia,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense